EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Program PPM 2027
Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memperkuat sinergi dalam perencanaan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) 2027.
Koordinasi tersebut digelar melalui Rapat Koordinasi Perencanaan Program PPM Tahun 2027 di Bojonegoro. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan program yang dijalankan industri hulu migas sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Helmi Elizabeth mengatakan, koordinasi penting dilakukan agar program yang dirancang tepat sasaran, baik dari sisi lokasi maupun penerima manfaat.
“Koordinasi ini untuk memastikan semua program yang kita lakukan menyasar lokus dan penerima manfaat yang tepat, juga yang paling penting keberlanjutannya,” ujar Helmi dalam forum tersebut. Selasa (18/8/2026).
Helmi menegaskan, kolaborasi antara Pemkab Bojonegoro, EMCL dan SKK Migas perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan memiliki tujuan yang sama, yakni mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan Bojonegoro.
“Ujungnya bermuara pada satu misi bersama dalam mewujudkan Bojonegoro yang makmur dan membanggakan,” katanya.
Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada EMCL dan SKK Migas yang selama ini terus berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro. Dukungan tersebut dinilai turut membantu pelaksanaan berbagai program pembangunan di daerah.
“Semoga kolaborasi ini semakin kuat dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Bojonegoro,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan EMCL, Rifqi Romadhon menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung Pemkab Bojonegoro melalui kegiatan operasi hulu migas yang andal dan aman, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Dia menyebut keberhasilan operasi hulu migas di Lapangan Banyu Urip dan Kedung Keris tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah serta masyarakat Bojonegoro.
“Sudah banyak yang kita lakukan bersama, rancang bersama, dan sukseskan bersama, demi terwujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rifqi.
Dalam forum tersebut, EMCL juga memaparkan sejumlah program yang telah dan sedang dilaksanakan sepanjang 2026. Sementara rencana program PPM 2027 disampaikan untuk menjadi bahan diskusi dan kolaborasi bersama.
Pembahasan berlangsung interaktif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan ditindaklanjuti melalui kolaborasi antara Pemkab Bojonegoro dan EMCL.
Perlu diketahui, dalam forum tersebut juga hadir sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kominfo, Dinas PU Cipta Karya, Dinas Peternakan, serta perwakilan Kecamatan Gayam. (fif/ian)
Link informasi : Sumber