Bakso dan Kopi Jadi Bahasa Persaudaraan, Muhammadiyah Jombang Hadir Menguatkan Muktamar NU

0

Ringkasan Berita:

  • Muhammadiyah Jombang menunjukkan solidaritas lintas organisasi dengan mendukung Muktamar ke-35 NU di PP Bahrul Ulum Tambakberas melalui pengamanan, layanan kesehatan, dan konsumsi gratis bagi para pengunjung.
  • Sebanyak 10.000 porsi bakso serta 10.000 porsi kopi dan telur hangat disiapkan Muhammadiyah Jombang sebagai bentuk pelayanan bagi ribuan muhibbin yang hadir dalam Muktamar NU ke-35.
  • Sinergi Muhammadiyah, NU, Banser, Kokam, TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat menjadi simbol persaudaraan Islam Indonesia dalam menyukseskan gelaran akbar di Jombang.

Jombang (beritajatim.com) — Di tengah riuh persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ada sebuah kisah tentang persaudaraan yang melampaui sekat organisasi.

Bukan hanya tentang panggung besar, ribuan peserta, atau agenda penting warga Nahdliyin. Muktamar kali ini juga menjadi ruang perjumpaan yang memperlihatkan wajah Islam Indonesia yang teduh: saling menghormati, saling membantu, dan bergandengan tangan demi kebaikan bersama.

Di balik kesibukan persiapan acara akbar lima tahunan tersebut, keluarga besar Muhammadiyah Jombang hadir memberikan dukungan nyata. Mereka tidak datang sebagai tamu, melainkan sebagai saudara yang ikut memastikan gelaran besar ini berjalan lancar.

Melalui berbagai kontribusi, mulai dari pengamanan, pelayanan konsumsi gratis, hingga dukungan kesehatan, Muhammadiyah Jombang mengambil peran aktif untuk menyukseskan Muktamar NU ke-35 yang berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh, melihat keterlibatan Muhammadiyah sebagai potret indah persaudaraan antarumat Islam di Indonesia.

Menurutnya, sinergi antara Muhammadiyah dan NU menunjukkan bahwa perbedaan organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama melayani masyarakat. “Ini menjadi gambaran indah bagaimana sesama anak bangsa bisa saling menguatkan,” ujar Gus Rozaq, sapaan akrabnya.

Ratusan Personel Kokam Kawal Kelancaran Muktamar

Dukungan Muhammadiyah hadir sejak aspek keamanan. Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menyiapkan ratusan personel untuk membantu menjaga kelancaran acara.

Mereka diterjunkan bersama Banser, Pagar Nusa, serta aparat TNI-Polri untuk mengatur lalu lintas dan menjaga suasana tetap aman serta kondusif di sekitar kawasan pesantren.

“Ada bantuan dari Kokam Muhammadiyah, sekitar 100 sampai 200 personel. Mereka datang dan siap memberikan dukungan untuk pengamanan,” kata Gus Rozaq, sapaan akrab KH Abdurrozaq Sholeh, Selasa (18/8/2026).

Kehadiran para relawan tersebut menjadi bukti bahwa keamanan sebuah perhelatan besar bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kerja bersama.

10 Ribu Bakso dan 10 Ribu Kopi Hangat untuk Para Penggembira

Foto BeritaJatim.com
KH. Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq

Tidak berhenti pada pengamanan, Muhammadiyah Jombang juga menghadirkan sentuhan kepedulian melalui layanan konsumsi gratis bagi para penggembira atau muhibbin yang datang ke Jombang.

Sebuah posko kuliner bergerak disiapkan untuk melayani para tamu yang memadati lokasi muktamar. Dari posko tersebut, sebanyak 10.000 porsi bakso serta 10.000 porsi kopi dan telur hangat disediakan secara cuma-cuma bagi pengunjung.

Hidangan sederhana itu menjadi simbol kehangatan. Semangkuk bakso dan secangkir kopi bukan sekadar makanan, tetapi menjadi bentuk penghormatan kepada para tamu yang datang dari berbagai penjuru negeri.

“Selain Kokam, alhamdulillah Muhammadiyah juga memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan berupa bakso 10.000 porsi dan kopi serta telur 10.000 porsi,” ungkap Gus Rozaq.

Selain keamanan dan konsumsi, Muhammadiyah juga turut memperkuat sektor kesehatan. Sejumlah ambulans serta tenaga medis lapangan disiagakan untuk membantu peserta dan pengunjung selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Tim kesehatan Muhammadiyah akan berdampingan dengan posko kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat, sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat.

Bagi panitia lokal, dukungan tersebut menjadi energi tambahan dalam menyambut ribuan kiai, delegasi muktamirin, dan muhibbin yang akan hadir.

Tambakberas Bersiap Menyambut Tamu dari Seluruh Negeri

Foto BeritaJatim.com
Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang. [Foto/Yusuf Wibisono]

Gus Rozaq menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhammadiyah Jombang atas solidaritas yang diberikan. Menurutnya, kerja sama berbagai elemen membuat persiapan Muktamar NU ke-35 semakin matang.

Saat ini, kesiapan panitia lokal Tambakberas telah mencapai lebih dari 80 persen. Pembangunan sarana dan prasarana utama hampir rampung, dengan tahap akhir difokuskan pada penataan interior. “Insyaallah kalau secara fisik sudah 80 persen. Tinggal 20 persen finishing untuk penataan interior dalam,” jelas Gus Rozaq.

Panitia kini menyelesaikan pemasangan sistem pendingin udara (AC) di tenda besar yang akan digunakan untuk pembukaan dan sidang pleno.

Dengan semangat gotong royong dari berbagai pihak, Tambakberas bersiap menjadi saksi sebuah peristiwa besar: ketika Muhammadiyah dan NU menunjukkan bahwa persaudaraan bukan hanya diwacanakan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.

Di Jombang, sebuah mangkuk bakso, secangkir kopi hangat, dan langkah para relawan menjadi pesan sederhana namun kuat: Indonesia tumbuh ketika perbedaan dirawat dalam kebersamaan. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.