Pesanan Piala HUT RI Turun 30 Persen, Pengrajin Pacitan Ikut Kena Imbas Efisiensi

0

Ringkasan Berita:

  • Pesanan piala untuk perlombaan HUT ke-81 RI di Pacitan turun sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu.
  • Pengrajin menyebut efisiensi anggaran sejumlah instansi pemerintah menjadi salah satu penyebab turunnya permintaan.
  • Imam Bukhori masih menerima sekitar 250 pesanan piala selama Agustus 2026.
  • Permintaan juga datang untuk medali dan plakat, meski jumlahnya ikut menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pacitan (beritajatim.com) – Pesanan piala untuk berbagai perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pacitan tahun ini masih berdatangan. Namun, jumlahnya turun sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya sehingga ikut berdampak pada aktivitas usaha para pengrajin.

Salah satu pengrajin piala, Imam Bukhori (41), pemilik workshop di Jalan Sunan Maulana Malik Ibrahim, Ngetol, Desa Widoro, Kecamatan Pacitan, mengaku pesanan selama Agustus masih cukup ramai. Meski demikian, volume permintaan tidak sebanyak tahun lalu.

“Kalau tahun ini memang banyak pesanan untuk perlombaan, tetapi turun dibanding tahun lalu,” ujar Imam Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, penurunan pesanan mencapai sekitar 30 persen. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan efisiensi anggaran yang dilakukan sejumlah instansi pemerintah sehingga kegiatan perlombaan tidak digelar semeriah tahun-tahun sebelumnya.

“Mungkin karena efisiensi anggaran. Hampir semuanya mengeluh, jadi tidak seramai tahun sebelumnya,” katanya.

Selama Agustus, Imam rata-rata menerima pesanan sekitar 250 unit piala dengan berbagai ukuran, mulai dari ukuran kaki 1 hingga kaki 4.

Permintaan tersebut umumnya berasal dari panitia lomba peringatan HUT RI, turnamen olahraga antarkampung, hingga berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

Selain piala, produk penghargaan seperti medali dan plakat juga masih banyak dipesan. Namun, permintaan terhadap produk tersebut juga tidak sebanyak tahun lalu.

Bagi pengrajin piala di Pacitan, momentum Agustus biasanya menjadi salah satu periode dengan permintaan yang cukup tinggi karena banyak kegiatan perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Tahun ini, kegiatan tersebut masih menjadi sumber pesanan bagi pengrajin, tetapi penurunan sekitar 30 persen menunjukkan bahwa efisiensi anggaran turut terasa hingga ke pelaku usaha yang berada di rantai ekonomi kegiatan masyarakat. [tri/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.