UPT Tahura R. Soerjo Intensifkan Cegah Perluasan Karhutla Arjuno-Welirang dan Siagakan Helikopter

0

Pasuruan (beritajatim.com) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo Dinas Kehutanan Jawa Timur bergerak cepat mengantisipasi penyebaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Langkah pencegahan dilakukan secara efektif oleh petugas gabungan agar kobaran api tidak merembet ke area vegetasi yang lebih luas.

Upaya penyekatan titik api difokuskan di kawasan Lapangan Kotak, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Penanganan di lokasi ekstrem tersebut mengandalkan aksi sigap tim darat yang berjibaku melokalisasi pergerakan si jago merah.

“Pencegahan perluasan titik api di titik Lapangan Kotak, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, secara efektif dilakukan oleh tim gabungan secara manual dengan menggebrak rambatan api menggunakan dahan dan ranting basah,” kata Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, Jumat (21/8).

Seluruh personel dari UPT Tahura Raden Soerjo bersama instansi terkait saat ini terus berjaga dan menyisir area rawan. Langkah melokalisasi sisa api menjadi prioritas utama guna mencegah timbulnya titik api baru di kawasan pegunungan tersebut.

Selain pengerahan tim darat, operasi pemadaman juga diperkuat melalui pemantauan jalur udara menggunakan armada udara. Satu unit helikopter milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur disiagakan untuk mendukung pemadaman skala besar.

“Saat ini seluruh tim baik dari UPT Tahura Raden Soerjo dan pihak-pihak lain sedang berupaya memastikan untuk melokalisir agar titik api yang tersisa di wilayah tersebut tidak merembet ke wilayah lain. Helikopter milik BPBD Jatim disiagakan sekaligus melakukan observasi untuk membantu menanggulangi kebakaran dengan metode water bombing,” ujarnya.

Operasi helikopter water bombing tersebut didukung dengan ketersediaan dua opsi sumber pasokan air di sekitar lokasi kejadian. Pasokan air utama disiapkan dari wilayah Kota Batu serta kolam penampungan di Lapangan Kaliandra, Dusun Gamoh, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Pasuruan.

Pemetaaan jalur penerbangan terus dilakukan untuk memastikan proses penyiraman air dari udara berjalan presisi dan tepat sasaran. Helikopter diproyeksikan melakukan pembasahan intensif pada area bekas kebakaran agar material kayu yang kering tidak kembali terbakar.

“Helikopter sedang melakukan observasi titik-titik mana yang dapat dijangkau. Kemungkinan besar helikopter water bombing dapat melakukan pembasahan di area bekas kebakaran agar mencegah api kembali muncul,” terangnya.

Sinergi antara pemadaman manual di darat dan observasi udara diharapkan mampu menuntaskan penanganan karhutla di Gunung Arjuno-Welirang secara menyeluruh. Petugas di lapangan tetap disiagakan hingga seluruh areal hutan konservasi dipastikan benar-benar aman dari ancaman kebakaran. (ada/aje)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.