Terpukul Gol Cepat dan VAR, Pelatih Banteng Jatim Genjot Mental Pemain Demi Juara 3
Surabaya (beritajatim.com) – Kegagalan melangkah ke partai puncak turnamen Soekarno Cup 2026 menjadi pukulan cukup telak bagi tim sepak bola Banteng Jawa Timur.
Skuad besutan pelatih Junianto Hendra Setiawan tersebut harus merelakan tiket final usai takluk 0-1 dari Banteng Bali pada laga semifinal di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat (21/8/2026) malam.
Selesainya laga semifinal tersebut langsung diikuti agenda evaluasi menyeluruh dari jajaran tim pelatih.
Pelatih Banteng Jawa Timur, Junianto Hendra Setiawan, mengungkapkan bahwa anak-anak asuhnya sempat terkejut oleh gol cepat tim lawan yang lahir di awal pertandingan.
Situasi kian diperparah oleh dinamika di lapangan, di mana mental bertanding para pemain muda sempat terganggu oleh beberapa keputusan wasit dan proses pengecekan Video Assistant Referee (VAR) yang dinilai kurang menguntungkan.
“Agenda utama jelang laga berikutnya adalah mengembalikan kondisi psikologis, mood, dan ketenangan pemain setelah kekalahan yang cukup memukul,” ujar Hendra pada Sabtu (22/8/2026).
Selain aspek pemulihan psikologis dan pembenahan mental, sektor taktis juga menjadi perhatian serius pelatih.
Tumpulnya lini serang dan buruknya penyelesaian akhir (finishing) dalam memanfaatkan peluang emas di beberapa laga terakhir menjadi pekerjaan rumah utama yang wajib diselesaikan sebelum laga penutup.
Di samping itu, jajaran pelatih bergerak cepat menyusun skema antisipasi guna meredam gaya permainan agresif yang menjadi ciri khas Banteng Papua.
Laga penentuan perebutan tempat ketiga melawan Banteng Papua tersebut dijadwalkan bakal berlangsung ketat di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Minggu (23/8/2026).
Hendra berharap seluruh anak asuhnya mampu menyapu bersih sisa laga dengan hasil maksimal demi mengamankan predikat juara ketiga untuk Jawa Timur. [way/ian]
Link informasi : Sumber