Tak Lagi Minder Bicara, Nala Wicara Jadi Wadah Belajar Public Speaking di Tuban
Tuban (beritajatim.com) – Komunitas Nala Wicara resmi diluncurkan melalui kegiatan “Mari Bertumbuh Bersama” yang digelar di Aula Lantai 2 Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tuban, sebagai bekal pembelajaran public speaking yang menyasar peserta berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik hingga karyawan.
Sebuah komunitas yang didirikan oleh Nur Hasanah, yang merupakan penyiar Radio Republik Indonesia (RRI), ini diikuti oleh 33 peserta dari berbagai kalangan dan berkolaborasi dengan Komunitas Baca Bareng Tuban yang mengusung tema “Berproses dari Hati, Bertumbuh Lewat Komunikasi.”
“Tujuannya, komunitas ini hadir sebagai ruang belajar bersama bagi masyarakat Tuban untuk berani bertumbuh, berbicara dengan percaya diri, serta mampu menyampaikan pesan secara baik dan efektif,” ujar Hasna, sapaan akrabnya, Senin (31/08/2026).
Lanjut, berbekal sebagai penyiar radio yang sudah terjun selama 5 tahun, Hasna sudah terbiasa mengolah bahasa komunikasi dengan baik. Selain itu, wanita berusia 26 tahun ini juga aktif mengisi materi di berbagai sekolah dan diundang turut serta dalam pengembangan potensi diri.
“Maka dari itu, komunitas ini lahir sebagai wadah bertumbuh bersama bagi masyarakat Tuban yang ingin belajar public speaking maupun teknik menyampaikan pesan dengan baik,” imbuhnya.
Sehingga, besar harapan Hasna, komunitas ini secara rutin setiap bulannya hadir memberikan pengalaman, edukasi, serta praktik untuk siapa pun yang ingin belajar dan tumbuh bersama.
Adapun komunitas ini juga turut mendapat apresiasi dari Pustakawan dari Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tuban, Jumiati, S.Pd., sekaligus Pejabat Fungsional Tertentu (JFT). Pihaknya berharap kehadiran Nala Wicara memicu lahirnya lebih banyak komunitas konstruktif di Tuban.
“Selain itu, bisa memperkenalkan layanan Perpustakaan Daerah Tuban yang kini dapat diakses secara online maupun offline,” jelas Jumiati.
Tak hanya praktik public speaking, peserta juga turut diajak melihat koleksi buku di perpustakaan. Sebagai bagian upaya untuk membangun kebiasaan membaca, kemudian ada sesi review buku, sehingga peserta bisa berlatih dalam improvisasi komunikasi.
Di lain waktu, Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Tuban, Masykuri, S.Sos., yang berhalangan hadir secara langsung tetap menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap komunitas Nala Wicara, sekaligus meresmikan Komunitas Nala Wicara secara simbolis melalui penayangan video.
“Di era arus informasi yang sangat cepat ini, tantangan terbesar kita bukan lagi keterbatasan akses membaca, melainkan bagaimana menumbuhkan kecintaan dan kebiasaan membaca di tengah masyarakat, sehingga hadirnya Komunitas Nala Wicara merupakan angin segar dan sinyal positif bagi ekosistem literasi di Kabupaten Tuban,” tutur Masykuri. [dya/kun]
Link informasi : Sumber