Jalur Pendakian Masih Ditutup, Pasutri Asal Prancis Gagal Nikmati Api Biru Kawah Ijen Saat Bulan Madu

0

Ringkasan Berita:

  • Kebakaran kawasan Gunung Ijen membuat jalur pendakian menuju Kawah Ijen masih ditutup sementara, sehingga sejumlah wisatawan mancanegara harus membatalkan rencana kunjungan.
  • Pasangan suami istri asal Paris, Prancis, Kevin dan istrinya gagal menikmati fenomena api biru Kawah Ijen saat perjalanan bulan madu karena akses wisata ditutup demi keselamatan.
  • BKSDA menutup sementara jalur pendakian Kawah Ijen karena kebakaran semakin meluas akibat material kering seperti alang-alang dan semak belukar yang mudah terbakar.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kebakaran yang melanda kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, membuat jalur pendakian menuju Kawah Ijen masih ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah wisatawan mancanegara yang harus membatalkan rencana kunjungan, termasuk pasangan suami istri asal Paris, Prancis, Kevin dan istrinya, yang gagal menikmati fenomena api biru Kawah Ijen saat perjalanan bulan madu mereka di Indonesia.

Penutupan jalur pendakian dilakukan setelah kebakaran terjadi di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen. Selain untuk menjaga keselamatan wisatawan, langkah tersebut juga bertujuan untuk mendukung proses penanganan dan pemadaman api yang masih berlangsung di kawasan Gunung Ijen.

Bagi Kevin dan istrinya, kabar mengenai penutupan jalur menuju Kawah Ijen menjadi kejutan yang tidak menyenangkan. Pasangan asal Prancis tersebut sebelumnya telah memasukkan Gunung Ijen sebagai salah satu destinasi utama dalam perjalanan bulan madu mereka.

Kevin mengaku sedih karena tidak dapat menyaksikan langsung pesona Kawah Ijen, termasuk fenomena api biru yang menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara. Perjalanan ke Indonesia kali ini menjadi momen spesial bagi keduanya karena dilakukan tidak lama setelah mereka resmi menikah.

“Ya, saya sangat sedih dengan kebakaran ini. Kami sebenarnya ingin mengunjungi Kawah Ijen, tetapi tempatnya ditutup, saya turut prihatin,” kata Kevin, Minggu (5/9/2026).

Kevin bersama istrinya diketahui menghabiskan waktu selama dua minggu untuk menjelajahi sejumlah destinasi wisata di Indonesia. Sebelum tiba di Banyuwangi, mereka telah mengunjungi kawasan Gunung Bromo dan berencana melanjutkan perjalanan menuju Bali setelah dari Jawa Timur.

Namun, rencana untuk mendaki Gunung Ijen tidak dapat diwujudkan karena kondisi kawasan yang belum memungkinkan untuk dikunjungi. Waktu perjalanan yang terbatas membuat mereka tidak bisa menunggu hingga jalur pendakian kembali dibuka.

“Kami tidak bisa menunggu lebih lama untuk mendaki Gunung Ijen karena harus melanjutkan perjalanan ke Bali. Kemarin kami sudah ke Gunung Bromo, tetapi kami tidak bisa ke Gunung Ijen,” ujarnya.

Meski merasa kecewa, Kevin tetap memahami keputusan penutupan kawasan wisata tersebut. Ia berharap kebakaran di Gunung Ijen dapat segera dikendalikan sehingga kawasan tersebut kembali aman dan dapat dikunjungi wisatawan. “Saya berharap kebakaran ini bisa dihentikan secepat mungkin,” jelasnya.

Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menutup sementara jalur pendakian menuju Kawah Ijen akibat kondisi kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. Penutupan dilakukan untuk menghindari risiko terhadap keselamatan pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam melakukan upaya pemadaman.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono mengatakan, kebakaran di kawasan Kawah Ijen cukup parah karena banyaknya material kering yang mudah terbakar. Kondisi vegetasi berupa rumput alang-alang dan semak belukar membuat api lebih cepat menyebar.

“Rumput alang-alang, semak belukar, serta material kering lainnya menjadi bahan yang mempercepat penyebaran api. Kondisi angin juga membuat api lebih mudah merambat ke area yang lebih luas. Demi keselamatan, kita tutup sementara sampai benar-benar kondusif,” tandasnya.

Pihak BKSDA bersama sejumlah pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap kebakaran di kawasan Gunung Ijen. Jalur pendakian menuju Kawah Ijen akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman dan aktivitas pemadaman selesai dilakukan.

Kebakaran Gunung Ijen tidak hanya berdampak terhadap kondisi ekosistem kawasan konservasi, tetapi juga memengaruhi aktivitas wisata yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama Banyuwangi.

Penutupan sementara ini membuat sejumlah wisatawan harus menyesuaikan kembali rencana perjalanan mereka, termasuk pasangan asal Prancis yang harus melewatkan kesempatan menikmati keindahan api biru Kawah Ijen saat bulan madu. [alr/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.