Persebaya Hanya Raih Satu Poin Lawan Garudayaksa FC di Stadion GBT

0

Surabaya (beritajatim.com) — Persebaya Surabaya dipaksa puas bermain imbang 1-1 lawan Garudayaksa FC. Laga pekan ketiga Super League 2026/2027 berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9/2026).

Persebaya langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Tekanan pertama hadir ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Yuran Fernandes mencoba memanfaatkan situasi melalui sundulan, tetapi bola masih melebar tipis dari sisi gawang Garudayaksa FC.

Ancaman berikutnya datang dari Jefferson pada menit keenam. Penyerang Persebaya itu melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti, tetapi arah bola masih belum tepat sasaran.

Garudayaksa FC kemudian mulai keluar dari tekanan. Pada menit ketujuh, tim tamu memperoleh peluang pertama yang mengarah ke gawang Reza Arya. Namun, tembakan tersebut masih melebar.

Memasuki pertengahan babak pertama, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Garudayaksa beberapa kali mencoba mengeksploitasi ruang di pertahanan Persebaya, tetapi Walber Mota tampil sigap untuk memutus serangan lawan.

Persebaya kembali mendapatkan peluang pada menit ke-25. Malik Risaldi menyambut bola dengan sepakan first time, tetapi usahanya masih melambung di atas mistar.

Intensitas pertandingan kemudian meningkat. Kedua tim bergantian membangun serangan, tetapi lini pertahanan masing-masing masih mampu meredam ancaman yang datang.

Garudayaksa bahkan nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-30. Sebuah peluang berbahaya berhasil diarahkan ke gawang Reza Arya, tetapi bola justru membentur mistar.

Persebaya kembali merespons lima menit kemudian. Yuran Fernandes lolos dari jebakan offside dan memperoleh ruang untuk menyambut umpan dengan sundulan. Namun, bola hasil sundulannya kembali melebar dari gawang Garudayaksa.

Memasuki masa tambahan waktu dua menit, Persebaya masih berupaya mencari celah di pertahanan Garudayaksa. Tim tamu juga tetap disiplin menjaga area pertahanan sembari menunggu kesempatan melakukan serangan balik.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada gol yang tercipta. Persebaya dan Garudayaksa FC pun masih bermain imbang 0-0 saat memasuki ruang ganti.

Persebaya mencoba meningkatkan tekanan selepas turun minum. Tuan rumah sempat mencetak gol melalui Miguel Pereira, yang melepaskan tembakan keras setelah memanfaatkan bola liar dari situasi tendangan bebas.

Namun, gol tersebut tidak disahkan karena Miguel lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Persebaya terus mencari cara untuk memecah kebuntuan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85.

Alex Martins menjadi aktor pembuka keunggulan Bajol Ijo. Ia berhasil menyundul bola di depan gawang setelah menerima umpan dari Jefferson. Bola meluncur deras dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Persebaya.

Keunggulan tersebut ternyata hanya bertahan empat menit. Garudayaksa FC berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-89 melalui Alhamra Hehanussa. Berada di depan gawang Persebaya, Alhamra menuntaskan peluang dengan sontekan.

Gol tersebut sempat diperdebatkan karena adanya indikasi offside. Namun, setelah keputusan akhir diberikan, gol Alhamra tetap disahkan sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Persebaya masih memiliki kesempatan untuk kembali unggul pada menit-menit akhir. Ramadhan Sananta memperoleh peluang emas dan mencoba melepaskan tembakan akrobatik. Sayangnya bagi tuan rumah, bola hasil tendangan tersebut belum berbuah gol.

Hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Laga harus berkesudahan dengan skor 1-1.

Hasil imbang ini membuat Persebaya mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan dan menempati posisi ketujuh klasemen Super League 2026/2027. Sementara itu, Garudayaksa FC masih berada di peringkat ke-13 dengan koleksi dua poin dari tiga pertandingan. (faw/ian)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.