Air Mancur Patung Macan Ponorogo Kembali Menyala, Jadi Spot Foto Favorit Warga

0

Ponorogo (beritajatim.com) – Air mancur di kawasan Patung Dewi Songgolangit, area Patung Macan Ponorogo, kembali menjadi pusat perhatian warga setelah lama tidak berfungsi. Kini, fasilitas tersebut telah kembali menyala dan mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi berkumpul pada malam akhir pekan.

Tak pelak, lokasi tersebut kini menjadi spot foto yang instagramable. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan sejumlah pengembangan agar tampilannya lebih optimal dan atraktif.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto Sulistyawan, menjelaskan bahwa konsep air mancur tersebut sejak awal dirancang sebagai ikon kawasan Pendapa Pemkab Ponorogo. Desainnya bahkan mengarah pada konsep water fountain yang dapat bergerak mengikuti irama musik.

Sehingga tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga daya tarik hiburan ruang publik. Namun, saat ini sistemnya masih dalam tahap penyempurnaan teknis. “Tapi masih ada penyempurnaan. Khususnya di perangkat, nanti akan kami lakukan uji coba,” kata Adhi, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, uji coba dilakukan secara bertahap pada malam hari untuk memastikan pola semburan air, sistem pengoperasian, serta perangkat pendukung berjalan stabil. DLH juga menargetkan kawasan Pendapa memiliki atraksi baru berbasis perpaduan air dan cahaya. Ke depan, air mancur direncanakan tidak hanya menyala, tetapi juga dipadukan dengan musik.

Hal itu dilakukan agar dapat menghadirkan pertunjukan visual yang lebih menarik. “Rencananya akan diputar musik dan air mancurnya bisa menari mengikuti irama,” jelasnya.

Pengembangan tidak berhenti pada satu titik. DLH berencana menata dan menempatkan air mancur di beberapa kolam lain di kawasan Pendapa, termasuk di sekitar Patung Macan sebagai ikon utama. Konsep ini diharapkan memperkuat identitas kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan ruang publik bagi masyarakat.

Meski demikian, Adhi menegaskan pentingnya dukungan pengunjung dalam menjaga kebersihan area. Dia mengingatkan masih ditemukan sampah plastik dan bungkus makanan di sekitar kolam air mancur. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu estetika serta sistem sirkulasi air yang sedang dikembangkan.

“Kendalanya sekarang justru sampah. Kami menghimbau bagi pengunjung yang membawa makanan dan minuman jangan membuang sembarangan apalagi dibuang di kolam,” pungkasnya.

DLH berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas tersebut agar pengembangan air mancur ikonik ini berjalan maksimal. Dengan penyempurnaan teknis dan konsep pertunjukan musik serta cahaya, kawasan Pendapa Pemkab Ponorogo ditargetkan menjadi ruang publik yang lebih hidup, menarik, dan menjadi destinasi malam hari bagi warga maupun pengunjung.

“Ya tadi foto berlatar belakang Patung Dewi Songgolangit dengan air mancurnya. Ya sangat bagus ada cahaya lampu warna-warninya,” kata Enny Aprillia, salah satu warga Ponorogo. (end/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.