BTN Housingpreneur Ajak Mahasiswa Jatim Bali Nusra Kembangkan Bisnis Properti
Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim, Bali, Nusra) didorong untuk melahirkan inovasi kreatif di sektor perumahan dan bisnis properti. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggandeng kalangan akademisi Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk menjaring ide segar serta calon wirausahawan baru melalui ajang BTN Housingpreneur Batch 3, Senin (2/11/2026).
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BTN Jatim Bali Nusra, Bagus Hendri Setiawan, menyampaikan bahwa peluang usaha di bidang perumahan sangat luas dan tidak terbatas pada fisik pembangunan rumah semata. Menurutnya, terdapat 174 subsektor industri turunan yang berpotensi dikembangkan oleh kalangan generasi muda.
“Kami datang bukan membawa solusi instan, melainkan ingin menyerap gagasan terbaik dari para mahasiswa. Sesuatu yang besar senantiasa berawal dari sebuah ide,” ujar Bagus dalam keterangannya di UB Malang, Senin (2/11/2026).
Dalam ajang BTN Housingpreneur Batch 3, BTN menargetkan dapat menghimpun hingga 1.500 proposal gagasan (submission) selama kurun masa pendaftaran 28 September hingga 30 November 2026 di wilayah Jatim Bali Nusra. Program ini menguji kreativitas ide, potensi komersialisasi, serta dampak sosialnya bagi masyarakat.
Para peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pendampingan intensif (mentoring and coaching) dari para praktisi tepercaya, pembekalan penyusunan business model canvas, hingga akses memperluas jejaring bisnis (networking and business matching).
“Setelah UB Malang, sosialisasi akan kami lanjutkan ke Universitas Udayana. Kami ingin ide-ide ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan bersama BTN,” imbuh Bagus.
Apresiasi dari Pimpinan Akademisi UB
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Brawijaya, Setiawan Noerdajasakti, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai mahasiswa membutuhkan wadah konkret untuk memperluas cakrawala berpikir di bidang wirausaha properti.
“Sangat jarang ada lembaga korporasi yang menyelenggarakan kegiatan kewirausahaan dengan mengarahkan mahasiswa berpikir jauh ke depan hingga menjangkau industri perumahan masa depan,” puji Setiawan.
Senada dengan hal itu, Kepala Laboratorium Arsitektur Nusantara Departemen Arsitektur Fakultas Teknik UB, Yusfan Adeputera Yusran, menyebut BTN Housingpreneur Batch 3 sebagai langkah jemput bola yang amat presisi bagi generasi Z.
“Generasi Z sangat membutuhkan ruang aktualisasi untuk menyuarakan gagasan mereka. Kehadiran BTN di kampus UB merupakan momentum strategis untuk menampung ide-ide brilian mahasiswa,” pungkas Yusfan. [luc/but]
Link informasi : Sumber