CCTV Rekam Pencuri Kotak Amal Masjid di Ponorogo, Sudah 3 Kali Dibobol

0

Ringkasan Berita:

  • Kotak amal sebuah masjid di Kelurahan Mangunsuman, Ponorogo, kembali menjadi sasaran pencurian.
  • Berdasarkan keterangan takmir, pencurian kotak amal di masjid tersebut sudah terjadi tiga kali.
  • Aksi terbaru terekam CCTV dan wajah pelaku sempat terlihat tanpa menggunakan masker.
  • Uang dalam kotak amal diperkirakan hanya sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu.

Ponorogo (beritajatim.com) – Kotak amal sebuah masjid di Kelurahan Mangunsuman, Ponorogo, kembali menjadi sasaran pencurian. Aksi terbaru ini bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan keterangan pihak takmir, pencurian kotak amal di masjid tersebut sudah terjadi sebanyak tiga kali. Kali ini, wajah pelaku bahkan sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di area masjid.

Dalam video CCTV berdurasi sekitar 30 detik, seorang pria terlihat masuk ke area masjid saat dini hari. Pelaku tampak beberapa kali mengamati kondisi sekitar sebelum mendekati lokasi kotak amal. Gerak-geriknya sempat terlihat seperti orang yang hendak menjalankan ibadah.

Takmir masjid, Khoirul Mustaqim, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah muncul pembicaraan di kalangan jamaah. Informasi itu kemudian membuatnya memeriksa rekaman kamera pengawas yang telah dipasang di masjid. Dari rekaman tersebut, dugaan pencurian kotak amal akhirnya terbukti. Aksi pelaku pun terlihat dalam dokumentasi CCTV.

“Saya lihat di CCTV, ternyata benar ada orang masuk,” kata Khoirul, Kamis (3/9/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku masuk ke area masjid melalui sisi timur. Pria tersebut tidak langsung menuju kotak amal setelah berada di dalam. Pelaku terlebih dahulu berjalan ke arah kamar mandi dan terlihat mengamati situasi sekitar. Setelah itu, pelaku baru bergerak menuju tempat kotak amal berada.

“Masuknya dari timur, terus masuk ke arah kamar mandi dulu. Mungkin melihat situasi, terus ke arah kotak amal,” ungkapnya.

Khoirul mengungkapkan, peristiwa pencurian kali ini menambah daftar kejadian serupa yang pernah dialami masjid tersebut. Sebelumnya, pencurian kotak amal sudah dua kali terjadi dalam kurun waktu satu tahun pada 2024. Setelah kejadian itu, pihak takmir memutuskan memasang kamera CCTV sebagai langkah pengamanan. Namun, aksi pencurian kembali terjadi pada dini hari.

“Pertama itu dalam satu tahun 2 kali, itu di tahun 2024. Terus habis itu saya pasang CCTV, baru kejadian tadi malam,” jelasnya.

Dalam rekaman CCTV, pelaku diketahui pertama kali masuk ke area masjid sekitar pukul 01.07 WIB. Pria tersebut terlihat mengenakan celana, sandal berwarna putih, serta jaket model hoodie.

“Ciri-cirinya pakai celana, pakai sandal warna putih, terus pakai jaket, jaketnya hoodie,” ungkapnya.

Identifikasi pelaku juga dinilai lebih mudah karena pria tersebut tidak menutupi wajahnya. Kamera CCTV sempat menangkap wajah pelaku, meski kualitas gambar tidak sepenuhnya jelas. Dari penampakan dalam rekaman, Khoirul memperkirakan usia pelaku masih relatif muda, yakni sekitar 25 hingga 30 tahun.

“Tidak pakai masker. Wajahnya terlihat jelas, dari CCTV, meski ada kabur-kaburnya. Umurnya sekitar antara 25 sampai 30-an,” terangnya.

Meski menjadi sasaran pencurian, jumlah uang yang berada di dalam kotak amal diperkirakan tidak terlalu besar. Uang tersebut disebut baru tersisa dalam jumlah sedikit karena sebelumnya telah dilakukan pengambilan. Pihak takmir memperkirakan nominal uang di dalam kotak amal sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu. Nilai tersebut menjadi perkiraan berdasarkan kondisi kotak amal sebelum kejadian.

“Isi kotak amal mungkin sekitar Rp40-50 ribu, karena memang baru saja kita ambil,” pungkas Khoirul.

Pihak takmir masjid tidak langsung membawa kasus pencurian kotak amal tersebut ke ranah hukum. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku justru lebih dahulu disebarkan melalui media sosial. Langkah itu dilakukan agar pelaku mengetahui bahwa aksinya telah terekam kamera pengawas.

Khoirul berharap pria tersebut memiliki kesadaran untuk datang ke masjid dan meminta maaf atas perbuatannya. [end/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.