Damkar Terobos Pawai Budaya Padamkan Kebakaran TPS Pasar Induk Bondowoso

0

Ringkasan Berita:

  • Mobil Damkar harus menerobos kerumunan pawai budaya untuk menuju lokasi kebakaran TPS dekat Pasar Induk Bondowoso.
  • Kebakaran terjadi di TPS sebelah timur Pasar Induk, Jalan Veteran, Kelurahan Dabasah.
  • Tiga tangki air dikerahkan untuk memadamkan api dan proses pendinginan.
  • Api tidak sampai merembet ke pasar, serta tidak ada korban jiwa maupun kerugian material.

Bondowoso (beritajatim.com) – Sirene mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) terdengar di tengah pawai budaya yang digelar Pemerintah Kabupaten Bondowoso di Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Rabu (26/8/2026). Kendaraan Damkar harus menerobos kerumunan peserta dan penonton untuk menuju lokasi kebakaran tumpukan sampah di dekat Pasar Induk Bondowoso.

Dalam video amatir yang direkam petugas Damkar, kendaraan pemadam terlihat melaju di tengah barisan peserta pawai. Sejumlah peserta dan warga yang memenuhi jalan langsung memberikan jalan setelah mengetahui mobil tersebut sedang menuju lokasi kebakaran.

“Bu, kasih jalan. Kasih jalan. Yang duduk kasih jalan!” pekik seorang petugas Damkar dari dalam mobil.

Seorang polisi tampak mengawal kendaraan dengan berlari di bagian depan. Polisi tersebut mengatur peserta dan penonton agar mobil Damkar dapat melintas menuju lokasi kejadian.

Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sebelah timur Pasar Induk Bondowoso, Jalan Veteran, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso. Kepulan asap dan api diketahui warga sekitar pukul 09.40 WIB.

Warga yang melihat kebakaran kemudian melaporkannya kepada petugas Damkar. Lokasi kebakaran yang berada di dekat Pasar Induk membuat warga khawatir api merembet ke kawasan pasar.

Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso Vara Tedy mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Kendaraan Damkar tiba di lokasi beberapa menit kemudian dan langsung melakukan pemadaman.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi. Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB dan selang beberapa menit kemudian petugas sudah sampai di lokasi,” kata Tedy.

Petugas mengerahkan tiga tangki air untuk memadamkan api yang membakar tumpukan sampah. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

“Total kami menghabiskan tiga tangki air untuk memadamkan api. Setelah api padam, kami lakukan proses pendinginan,” ujarnya.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Bondowoso menerjunkan kendaraan Carcentro dan Water Supply. Petugas memastikan api benar-benar padam dan lokasi dalam kondisi aman sebelum kembali ke markas.

Tedy memastikan kebakaran tidak sampai merembet ke bangunan Pasar Induk Bondowoso. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan petugas, kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah. Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang melakukan pembakaran tersebut.

Damkar Bondowoso mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di sekitar pasar atau bangunan lain yang berpotensi terdampak apabila api membesar.

“Diduga penyebabnya pembakaran sampah. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, karena kalau api membesar bisa membahayakan lingkungan sekitar,” pungkas Vara.

Kebakaran tersebut akhirnya dapat dikendalikan sebelum menjalar ke kawasan Pasar Induk. Sementara di tengah berlangsungnya pawai budaya, kendaraan Damkar berhasil mencapai lokasi setelah peserta dan penonton membuka jalur untuk memberi ruang bagi kendaraan darurat. [awi/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.