Deltras FC Sambut Positif Pencabutan Larangan Suporter Away Musim 2026/2027
Ringkasan Berita:
- Deltras FC menyambut positif keputusan PSSI mencabut larangan suporter away pada kompetisi musim 2026/2027.
- CEO Deltras FC Amir Burhannudin menilai regulasi baru ini dapat membantu perkembangan sepak bola Indonesia sekaligus menggerakkan kembali ekosistem ekonomi di sekitar pertandingan.
- Deltamania diharapkan tetap menjaga nilai perdamaian, keamanan, dan persaudaraan saat mendukung Deltras FC di laga kandang maupun tandang.
Surabaya (beritajatim.com) – Jelang bergulirnya kompetisi sepak bola Indonesia musim 2026/2027 pada September mendatang, kebijakan baru terkait kehadiran suporter mulai diterapkan. Federasi melalui PSSI memberikan lampu hijau untuk mencabut larangan kedatangan suporter away atau suporter tim tamu ke stadion saat pertandingan tandang.
Keputusan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah klub, termasuk Deltras FC. Manajemen klub berjuluk The Lobster itu menyambut baik kebijakan yang dinilai dapat menjadi langkah baru dalam membangun atmosfer sepak bola Indonesia yang lebih sehat.
CEO Deltras FC, Amir Burhannudin, menyampaikan bahwa musim depan PSSI akan mulai memberlakukan kembali izin bagi suporter untuk hadir langsung memberikan dukungan kepada tim kesayangannya saat menjalani laga tandang.
Menurut Amir, perubahan regulasi ini menjadi langkah positif bagi perkembangan sepak bola nasional. Selain meningkatkan atmosfer pertandingan, kehadiran suporter away juga dinilai mampu membantu menghidupkan kembali roda perekonomian di sekitar stadion.
Ia menilai, keberadaan dua kelompok suporter yang hadir dalam satu pertandingan harus diiringi dengan sikap saling menghormati agar tercipta lingkungan sepak bola yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Amir juga mengapresiasi langkah PSSI yang memberikan kesempatan bagi suporter untuk kembali mendukung klubnya di pertandingan tandang. Ia melihat Deltamania, kelompok suporter setia Deltras FC, memiliki hubungan yang cukup baik dengan sejumlah komunitas suporter lain.
“Kami rasa hubungan Deltamania dengan beberapa kelompok suporter lainnya, seperti Lamongan, Solo atau Barito Putera cukup baik dalam hal menjalin silaturahmi,” ungkapnya, Minggu (12/7/2026).
Dengan adanya perubahan regulasi terkait kehadiran suporter tersebut, Amir berharap Deltamania tetap mampu menjaga citra positif saat menerima kedatangan suporter klub lain di Sidoarjo.
Ia menegaskan bahwa nilai perdamaian harus menjadi bagian utama dalam perjalanan suporter Deltras FC, baik ketika mendukung tim di kandang maupun saat melakukan perjalanan ke stadion lawan.
“Slogan Deltamania ini kan Salam Virus Damai, jadi kami berharap agar rekan-rekan tetap menerbakan perdamaian kepada seluruh suporter,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan lampu hijau kepada operator kompetisi I.League untuk meniadakan larangan suporter away pada musim 2026/2027.
Kebijakan tersebut berlaku untuk kompetisi Super League dan Pegadaian Championship sebagai bagian dari upaya memperbaiki ekosistem sepak bola nasional.
Pencabutan larangan suporter tandang ini diharapkan mampu menghadirkan kembali atmosfer pertandingan yang lebih semarak, sekaligus memperkuat hubungan antarsuporter dengan mengedepankan keamanan, ketertiban, dan rasa saling menghormati. [way/suf]
Link informasi : Sumber