FEB Unisma Gelar Entrepreneur Month 2026 Peringati Dies Natalis ke-45
Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) resmi menyelenggarakan rangkaian kegiatan berskala besar bertajuk Entrepreneur Month 2026 sepanjang bulan Juni. Agenda intensif ini dari tanggal 1 hingga 30 Juni 2026 ini diinisiasi khusus dalam rangka memperingati momentum Dies Natalis ke-45 fakultas.
Inisiatif luas ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang FEB Unisma dalam mengimplementasikan konsep Entrepreneur University. Konsep tersebut berfokus pada pengembangan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dengan orientasi kuat pada aspek kewirausahaan, inovasi teknologi, serta penguatan kolaborasi global.
Dekan FEB UNISMA, Afifuddin, SE, MSA, Ak, CAP, CBV menyampaikan bahwa Entrepreneur Month 2026 dirancang secara berstruktur sebagai wadah aktualisasi multisektoral. Pihaknya menargetkan program ini mampu memperkuat kompetensi bisnis bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat luas.
“Melalui Entrepreneur Month 2026, FEB UNISMA ingin menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik nyata, kompetisi, inovasi, dan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis nasional maupun internasional,” ungkap Afifuddin, Kamis (11/6/2026)..
Guna menghadirkan atmosfer kompetisi global, FEB Unisma menggandeng Universiti Malaysia Kelantan sebagai Co-Host dalam ajang Accounting Entrepreneurship for Society (ACES) 2026 International Competition. Selain itu, mahasiswa juga difasilitasi untuk mengasah ketajaman manajerial simulasi korporasi melalui Business Simulation Competition yang didukung penuh oleh platform edukasi Moonsoonsim.

Respons terhadap kemajuan ekosistem digital diakomodasi lewat gelaran Digital Marketing Competition yang bekerja sama langsung dengan Asosiasi Pengguna AI Indonesia. Sektor kompetisi ini diperkuat secara paralel melalui Business Development Competition, Entrepreneur Competition, serta Startup Business Competition.
Khusus untuk kompetisi rintisan bisnis dan pameran produk kreatif, pihak fakultas bersinergi langsung dengan sektor industri dan perbankan. Kegiatan tersebut mewadahi hasil karya nyata dari internal kampus serta para pelaku usaha mikro.
“Entrepreneurship Bazaar and Creative Expo sebagai ajang promosi dan pengembangan produk kreatif mahasiswa dan pelaku UMKM. Startup Business Competition bekerja sama dengan Bank Jatim Syariah dan Bank Syariah Indonesia (BSI),” jelas Afifuddin.
Selain kompetisi praktis, pendalaman teoretis bertaraf global dihadirkan lewat International Seminar on Global Business Economy and Innovation. Seminar ilmiah ini terselenggara berkat kolaborasi bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang, Universiti Malaysia Sarawak, serta Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UNISMA demi memetakan arah pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Ketajaman analisis perdagangan internasional para wirausahawan muda turut diperkokoh lewat program Improving Business Acumen through Export-Import Literacy yang bersinergi dengan Bea Cukai Malang. Sektor pemahaman regulasi moneter domestik juga diperkuat melalui Strengthening Digital Financial Literacy for Young Entrepreneurs yang menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).
Melengkapi ekosistem edukasi bisnis, diselenggarakan pula program Capital Market Education for Financially Literate Entrepreneurs. Upaya penciptaan iklim investasi yang sehat sejak dini ini didukung penuh oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur, OJK Malang, serta perusahaan sekuritas IPOT.
Melalui pelaksanaan program ini, pihak FEB Unisma berharap interaksi multisektoral yang terbangun dapat memberikan dampak jangka panjang bagi iklim akademik universitas. Budaya inovasi yang dibentuk diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum Dies Natalis ke-45 ini menjadi refleksi perjalanan institusi selama lebih dari empat dekade. Kegiatan ini sekaligus diposisikan sebagai tonggak penting transformasi kelembagaan menuju fakultas yang unggul dan berorientasi pada pengembangan kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
“Melalui pelaksanaan Entrepreneur Month 2026, FEB Unisma berharap dapat memperkuat budaya kewirausahaan di lingkungan kampus serta mendorong lahirnya generasi entrepreneur muda yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, industri, lembaga keuangan, regulator, dan mitra internasional,” kata Afifuddin menutup. [dan/aje]
Link informasi : Sumber