Festival Pemuda Kota Mojokerto 2026, Pemkot Salurkan Beasiswa Rp1,08 Miliar
Ringkasan Berita:
- Pemkot Mojokerto menggelar puncak Festival Pemuda 2026 di Taman Bahari Mojopahit pada 24 Oktober 2026 untuk mendorong kreativitas dan prestasi generasi muda.
- Sebanyak 300 mahasiswa menerima beasiswa Pro Bestari 2026 dengan total pagu anggaran Rp1,08 miliar. Setiap penerima memperoleh Rp3,6 juta untuk satu semester.
- Festival yang berlangsung pada 17–28 Oktober 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari kompetisi kreativitas, Festival Barista se-Jawa Timur, e-sport, hingga Difabis Fashion.
Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, menggali potensi, dan meraih prestasi melalui Festival Pemuda Kota Mojokerto 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak muda untuk mengekspresikan diri, mengembangkan kapasitas, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Puncak Festival Pemuda Kota Mojokerto 2026 digelar di Taman Bahari Mojopahit (TBM), Lingkungan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan pembacaan ikrar Sumpah Pemuda yang dipimpin Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyerahkan secara simbolis Program Beasiswa Pendidikan Kota Mojokerto (Pro Bestari) 2026. Tahun ini, sebanyak 300 mahasiswa menerima beasiswa dengan total pagu anggaran mencapai Rp1,08 miliar.
Dari total penerima, sebanyak 276 mahasiswa memperoleh beasiswa melalui jalur indeks prestasi dari perguruan tinggi negeri. Sementara itu, 24 mahasiswa lainnya mendapatkan beasiswa melalui jalur prestasi lomba, yang terdiri atas 22 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan dua mahasiswa dari perguruan tinggi swasta.
Setiap penerima beasiswa memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp3,6 juta untuk satu semester. Program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik.
Selain penyerahan beasiswa, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan dalam rangka memperingati ke-98 Hari Sumpah Pemuda.
“Ruang bagi para pemuda untuk bisa menghasilkan kreativitas, kita telah siapkan berbagai sarana dan prasarana,” ungkap Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.
Ning Ita menjelaskan, Pemkot Mojokerto berkomitmen menyediakan fasilitas yang mendukung pengembangan potensi generasi muda, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dukungan tersebut diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter, kreatif, dan berdaya saing.

Menurutnya, rangkaian kegiatan Festival Pemuda Kota Mojokerto 2026 tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan gagasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain melalui festival, Pemkot Mojokerto juga menyediakan fasilitas pengembangan kreativitas melalui lima jenis inkubator, salah satunya inkubator multimedia. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat agar dapat mengembangkan ide dan menghasilkan karya kreatif yang memiliki nilai tambah.
“Menjadi ruang pemerintah hadir, memberikan fasilitasi bagi masyarakat untuk bisa melahirkan kreativitas unggulnya dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto yang maju ke depannya. Marilah kita kuatkan terus sinergi kita untuk mendukung SDM unggul dari Kota Mojokerto. Kita cetak generasi emas dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045 dari Kota Mojokerto, Bumi Majapahit,” pungkasnya.
Festival Pemuda Kota Mojokerto 2026 berlangsung pada 17–28 Oktober 2026 dengan menghadirkan beragam kegiatan yang menyasar kreativitas, prestasi, kepedulian lingkungan, kewirausahaan, hingga pengembangan bakat generasi muda.
Sejumlah agenda yang digelar meliputi penanaman pohon dan tanaman produktif untuk mendukung ketahanan pangan, Youth Got Talent, Youth Creative Booth, Festival Barista se-Jawa Timur, kompetisi e-sport, Mojokampus, pemilihan Duta Antinarkoba, hingga Difabis Fashion yang menampilkan karya fesyen penyandang disabilitas.
Melalui penyelenggaraan Festival Pemuda 2026 dan program Pro Bestari, Pemkot Mojokerto berharap generasi muda tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, meraih prestasi, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM unggul untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. [tin/suf]
Link informasi : Sumber