Si-Care Masuk Bondowoso, Perawatan Kesehatan Kini Bisa Diakses dari Rumah

0

Bondowoso (beritajatim.com) – Masyarakat Bondowoso bakal memiliki alternatif layanan kesehatan berbasis rumah atau home care melalui Si-Care, platform digital yang dikembangkan PT Soma.

Layanan ini dirancang untuk menghubungkan pasien, keluarga, tenaga medis, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam satu ekosistem terintegrasi. Layanan tersebut diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi di Paseban RBA Ki Ronggo, Bondowoso, Minggu (25/10/2026).

Direktur Utama PT Soma, Teguh Susilo, mengatakan Si-Care tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus membuka peluang kerja bagi tenaga kesehatan lokal.

“Tujuan kami adalah membantu. Kami ingin menjadi bagian dari ekosistem yang telah ada untuk mengintegrasikan seluruh ekosistem kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan (faskes), hingga keluarga, sehingga semuanya dapat terkoneksi,” kata Teguh.

Ia menjelaskan, Si-Care memiliki tiga komponen utama, yakni platform digital, Klinik Pratama SiCare, dan ekosistem layanan kesehatan berbasis rumah yang terintegrasi.

Platform digital Si-Care dilengkapi sejumlah fitur, antara lain pemesanan layanan, pembayaran melalui payment gateway, pencatatan dan pemindahan rekam medis, serta pelaporan. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui App Store untuk perangkat iOS dan Google Play Store untuk perangkat Android.

Sementara itu, Klinik Pratama SiCare menjadi wadah pelaksanaan tindakan medis oleh tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan. Adapun ekosistem layanan berbasis rumah memungkinkan masyarakat mengakses tenaga kesehatan tanpa harus selalu mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.

Salah satu layanan yang disiapkan adalah penyediaan caregiver dan fisioterapis yang dapat datang langsung ke rumah warga.

PT Soma menyatakan akan melakukan seleksi dan verifikasi terhadap tenaga kesehatan yang terlibat untuk menjaga keamanan serta kualitas pelayanan.

Foto BeritaJatim.com

Teguh mengatakan, proses tersebut akan melibatkan pihak terkait, termasuk Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta tim yang membantu pelaksanaan seleksi dan skrining tenaga kesehatan.

“Kami ingin menghadirkan layanan caregiver dan fisioterapis yang dapat datang langsung ke rumah warga. Seluruh tenaga yang memberikan pelayanan akan berada di bawah naungan Klinik Pratama SiCare sehingga dapat diverifikasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan layanan akan mengikuti ketentuan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Menurut Teguh, verifikasi menjadi aspek penting karena pelayanan dilakukan di rumah pasien. Dengan proses seleksi tersebut, perusahaan berharap masyarakat memperoleh layanan dari tenaga yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan.

Selain mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, Si-Care diarahkan untuk membuka peluang kerja bagi lulusan pendidikan kesehatan di Bondowoso yang belum terserap di fasilitas pelayanan kesehatan.

Teguh menilai, keterbatasan daya serap tenaga kerja membuat sebagian lulusan akademi keperawatan maupun kebidanan belum mendapatkan kesempatan bekerja sesuai bidang pendidikannya.
“Ijazah mereka seolah-olah tertidur. SiCare hadir untuk membangunkan potensi tersebut,” katanya.

Ia menyebut perusahaan akan menyusun jenjang karier bagi tenaga kesehatan yang bergabung. Dengan demikian, Si-Care diharapkan tidak sekadar menjadi saluran penyaluran tenaga kerja, tetapi juga memberikan kesempatan pengembangan profesional.

Teguh mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah lembaga pendidikan tinggi, termasuk akademi keperawatan. Kerja sama tersebut diharapkan mendukung ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten untuk menjalankan layanan.

Pengembangan Si-Care, lanjutnya, juga sejalan dengan transformasi kesehatan yang dicanangkan pemerintah pusat, terutama dalam penguatan layanan kesehatan primer, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan sumber daya manusia.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyambut pengembangan Si-Care sebagai inovasi yang berpotensi mendukung peningkatan akses pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menilai kebutuhan terhadap layanan medis yang cepat dan mudah diakses semakin penting seiring perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Bupati menyebut Si-Care sebagai layanan home care profesional yang terverifikasi dan berbasis platform digital pertama di Kabupaten Bondowoso.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu, kolaborasi dengan pihak swasta diperlukan untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan di daerah.

“Kita menyadari bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi dan sinergi yang baik dengan pihak swasta seperti inilah yang sangat kita butuhkan,” kata Bupati.

Ia berharap Si-Care dapat menjaga konsistensi pelayanan, tidak hanya pada masa awal peluncuran. Standar pelayanan yang baik dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan berbasis digital.

“Ke depan, saya menaruh harapan besar agar Si-Care tidak hanya bersemangat pada masa awal peluncurannya. Saya berpesan agar standar pelayanan yang prima senantiasa dijaga demi memperkuat kepercayaan masyarakat Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.

Sementara itu, Teguh menyampaikan ambisi untuk mengembangkan Si-Care dari Bondowoso ke wilayah Jawa Timur hingga tingkat nasional. Ia berharap usaha rintisan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem kesehatan digital yang tumbuh dari daerah.

Melalui pengembangan layanan berbasis rumah dan platform digital, Si-Care diharapkan memberikan alternatif akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus membuka ruang pemberdayaan tenaga kesehatan lokal. [awi/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.