Hj Ansari: Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat, Bukan Sekadar Seremonial

0

Pamekasan (beritajatim.com) – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Momentum kemerdekaan harus menjadi pijakan untuk memperkuat kepedulian sosial, memperjuangkan keadilan, serta menghadirkan kesejahteraan yang nyata bagi seluruh masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI Madura, Hj. Ansari, S.Pd.I. Menurutnya, peringatan kemerdekaan semestinya menjadi momentum untuk kembali mengingat sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

Ia menilai kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Karena itu, nilai-nilai tersebut harus terus dirawat dan diwujudkan melalui kerja nyata oleh generasi penerus.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, terutama dalam menghadirkan keadilan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” kata Hj Ansari, Rabu (19/8/2026).

Ia menegaskan, makna kemerdekaan tidak cukup diukur dari semaraknya berbagai kegiatan peringatan pada setiap bulan Agustus. Lebih dari itu, kemerdekaan harus tercermin dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama melalui terpenuhinya hak-hak dasar dan terbukanya kesempatan yang setara bagi setiap warga.

Terlebih tantangan bangsa saat ini telah mengalami perubahan dibandingkan dengan situasi pada masa sebelum Indonesia merdeka. Jika dahulu perjuangan diarahkan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka tantangan saat ini adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Hj Ansari menyebut persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial sebagai modal penting bangsa. Nilai-nilai itu dinilai perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan dapat diatasi secara bersama-sama.

“Jangan sampai kemerdekaan hanya menjadi perayaan tahunan semata. Kemerdekaan harus benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari—ketika masyarakat mendapatkan haknya, hidup lebih sejahtera, dan memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” tegasnya.

Ansari juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan. Menurutnya keberhasilan mengisi kemerdekaan harus ditandai dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan semakin kuatnya rasa keadilan sosial.

“Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia, harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas istri dari Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi.

Karena itu pihaknya sangat berharap peringatan hari kemerdekaan juga dapat menjadi momentum tepat untuk meningkatkan taraf hidup. “Semangat kemerdekaan pada akhirnya harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara adil, hidup lebih sejahtera, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan taraf hidup,” pungkasnya. [pin/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.