Jelang Reformasi Pengurus, IKA-PMII Jember harus Jadi Kontrol Kekuasaan

0

Jember (beritajatim.com) – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan menggelar reformasi kepengurusan pada 30 Oktober 2026. Saatnya meneguhkan posisi IKA-PMII Jember sebagai kekuatan kontrol sosial terhadap kekuasaan.

Hal ini dikemukakan Sekretaris IKA-PMII Jember Sutrisno, Selasa (13/10/2026). “IKA PMII harus menjadi kontrol kekuasaan. Berani tampil membela kepentingan rakyat ketika terjadi kesewenang-wenangan,” katanya.

Sutrisno menegaskan tugas mulia IKA-PMII untuk konsisten di garis moral. “Wajib peka dan peduli. IKA PMII berisikan kaum intelektual yang tentu harus selalu berani mengambil tanggung jawab untuk menyuarakan kebenaran, membela kaum lemah, dan mencerahkan kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Saat ini, sejumlah nama kandidat ketua untuk kepengurusan periode 2026–2031 sebagai pengganti anggota DPRD Jawa Timur Hadinuddin mulai muncul. Dalam pollingkita.com, sebuah kanal khusus pembuatan jajak pendapat terbuka, Ja’far Shodiq yang berprofesi sebagai dosen berada di posisi teratas.

Dari 436 suara hingga Selasa (13/10/2026) pukul 21.35 WIB, Ja’far Shodiq mendapat dukungan terbanyak, yakni 129 suara atau 29,6 persen. Nama lain yang muncul adalah Sutrisno, Ach Faidy Suja’ie, Afton Sholeh, Hanafi, Hairil Soleh Syapril, Maswar, Moh. Khoiron Kisan, Mahrus Sholeh, Akhmad Rudi Masrukhin, dan Gogot Cahyo Baskoro.

Sutrisno berharap IKA-PMII periode 2026–2031 dipimpin alumni angkatan 2000. “Angkatan 1980 dan 1990 harus legawa. Saya sendiri sudah berkesempatan lima tahun kemarin mengurus IKA PMII. Sekali periode cukup. Harus gantian dengan yang lain,” kata pria yang bekerja sebagai jurnalis ini. [wir/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.