Jual Kue Seribuan, Usaha Tika di Bojonegoro Raup Omzet hingga Rp35 Juta Sehari
Bojonegoro (beritajatim.com) – Siapa sangka, jajanan yang dijual hanya Rp1.000 per buah bisa menghasilkan omzet kotor hingga Rp35 juta sehari. Hal itu terjadi pada usaha kue milik Tika di Jalan Diponegoro, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Setiap hari, Tika bersama 20 pegawainya mampu memproduksi sekitar 30 ribu hingga 35 ribu jajanan. Seluruh produksi tersebut diklaim habis terjual, baik kepada pembeli yang datang langsung maupun melalui pesanan dari sejumlah daerah.
“Semua kue harganya seribu rupiah. Alhamdulillah, kami produksi 30 sampai 35 ribu jajanan setiap hari dan habis,” kata Tika, Sabtu (22/8/2026).
Usaha tersebut terbilang masih baru. Tika mengatakan, bisnis jajanan seribuan itu baru berjalan sekitar tiga bulan. Namun, permintaan terus berdatangan, termasuk dari luar Bojonegoro seperti Solo, Yogyakarta, dan Cepu.
Beragam jajanan diproduksi di tempat tersebut. Mulai dari donat, roti, kukis, brownies, risol, hingga berbagai jenis kue lainnya. Meski jenisnya berbeda-beda, harga yang dipatok tetap sama, yakni Rp1.000 per buah.
Harga murah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Bahkan, meski harga sejumlah bahan baku mengalami kenaikan, Tika memilih tetap mempertahankan harga jual. “Tidak apa-apa mas, kita jual murah karena kita produksi skala besar,” ujarnya.
Untuk memenuhi permintaan, produksi dilakukan setiap hari dengan dukungan 20 pegawai. Sementara penjualan biasanya mulai berlangsung siang hingga malam.
Dengan produksi sekitar 30 ribu hingga 35 ribu jajanan dan harga jual Rp1.000 per buah, omzet kotor yang dapat dihitung mencapai Rp30 juta hingga Rp35 juta sehari apabila seluruh produksi terjual.
Angka tersebut merupakan omzet kotor, bukan keuntungan bersih. Sebab, masih harus dikurangi biaya bahan baku, gaji 20 pegawai, distribusi, serta berbagai biaya operasional lainnya.
Pantauan di lokasi, pembeli terlihat berdatangan dan memilih berbagai jenis jajanan yang tersedia. Harga seribuan membuat tempat tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk membeli kue dalam jumlah banyak dengan harga terjangkau.
Rina, salah satu pembeli, mengaku puas berbelanja di tempat tersebut. Menurutnya, harga kue di lokasi itu jauh lebih murah dibandingkan harga jajanan serupa di kawasan perkotaan.
“Sangat puas beli kue di sini karena semuanya serba seribu. Kalau beli di kota mungkin harganya bisa Rp2 ribu sampai Rp3 ribu. Kalau di sini semuanya harganya seribu,” kata Rina. (fif/kun)
Link informasi : Sumber