Kankemenag Kabupaten Mojokerto Dorong Ponpes Tertib Data Melalui Pembinaan EMIS 4.0

0

Mojokerto (beritajatim.com) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Mojokerto terus mendorong pondok pesantren (ponpes) untuk meningkatkan ketertiban administrasi melalui penguatan pengelolaan data berbasis digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan EMIS 4.0 bagi pondok pesantren se-Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Kankemenag Kabupaten Mojokerto tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin, bersama Plt. Kasi PD Pontren, Muhibbudin. Sebanyak 151 perwakilan pondok pesantren dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto mengikuti pembinaan tersebut.

Dalam arahannya, Muttakin menegaskan bahwa EMIS 4.0 memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pondok pesantren yang lebih tertib dan akuntabel. Data yang tercatat dalam sistem tersebut menjadi acuan pemerintah pusat dalam memantau perkembangan lembaga pesantren.

“Data pada EMIS 4.0 menjadi dasar pemerintah dalam melihat kondisi pondok pesantren. Karena itu, seluruh lembaga harus memastikan administrasi dan data yang dimiliki benar-benar lengkap dan sesuai. Kelengkapan data tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga mendukung berbagai program pengembangan pesantren di masa mendatang,” ungkapnya, Senin (25/5/2026).

Oleh sebab itu, pondok pesantren diminta aktif melakukan pembaruan data secara berkala. Melalui kegiatan pembinaan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan terkait tata cara pengelolaan dan penginputan data pada aplikasi EMIS 4.0 agar lebih tepat dan valid.

Sementara itu, Plt. Kasi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Mojokerto, Muhibbudin, menambahkan jika pembinaan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman operator maupun pengelola pondok pesantren terkait sistem administrasi digital.

“Diharapkan seluruh pondok pesantren di Kabupaten Mojokerto dapat semakin tertib dalam pengelolaan administrasi kelembagaan sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pengembangan pesantren secara berkelanjutan,” harapnya. [tin/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.