Kebakaran Rumah di Jombang, Kerugian Ditaksir Rp120 Juta
Ringkasan Berita:
- Rumah milik Hadi di Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang, terbakar pada Senin malam (12/10/2026), dengan kerugian ditaksir mencapai Rp120 juta.
- Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan diperparah hembusan angin. Petugas Damkar Jombang mengerahkan tiga unit kendaraan pemadam untuk menangani kejadian tersebut.
- Proses penanganan kebakaran selesai pukul 21.00 WIB. Masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik secara berkala untuk mencegah kebakaran.
Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda rumah milik Hadi, warga Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin malam (12/10/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan kamar, dapur, dan ruang tengah berukuran 8 x 5 meter. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp120 juta.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bagian rumah lainnya akibat kuatnya hembusan angin.
Komandan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa pemilik rumah mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 19.05 WIB. Mengetahui rumahnya terbakar, Hadi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Sejumlah warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api dan kencangnya angin membuat upaya pemadaman awal tersebut tidak membuahkan hasil maksimal. Api justru merembet ke bagian rumah lainnya.
Warga akhirnya meminta bantuan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang untuk menangani kebakaran tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Pos Damkarla Jombang memberangkatkan dua unit fire supply truck dan satu unit fire pumper truck pada pukul 19.25 WIB. Armada tersebut berasal dari Pos Damkar Mojoagung dan Pos Damkar Jombang.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penyemprotan air ke sejumlah titik api untuk mencegah kobaran semakin meluas. Petugas berjibaku memadamkan api hingga situasi berhasil dikendalikan. “Nah, pada pukul 21.00 WIB penanganan selesai, tim kembali ke markas,” ujar Syamsul.
Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp120 juta. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih mengacu pada dugaan awal korsleting listrik.
Syamsul mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik. Warga diharapkan rutin memeriksa kondisi kabel, stopkontak, dan peralatan listrik serta segera mengganti komponen yang rusak untuk mengurangi risiko kebakaran di rumah. [suf]
Link informasi : Sumber