Kisah Haru Abang Becak Gresik, Bantuan Petrokimia Gresik Setara Penghasilan Sepekan di Tengah Penumpang yang Kian Sepi
Gresik (beritajatim.com) – Di bawah terik matahari siang di GOR Tri Dharma Gresik, ratusan becak berjajar rapi. Bagi sebagian orang, kendaraan itu mungkin hanya alat transportasi sederhana. Namun, bagi para pengayuhnya, setiap kayuhan adalah perjuangan panjang untuk membawa pulang uang belanja keluarga.
Harapan itu sedikit terobati saat 529 abang becak menerima bantuan dalam program ‘Berbagi Berkah Bersama Abang Becak 2026’ yang digelar PT Petrokimia Gresik sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54.
Masing-masing penerima memperoleh santunan sebesar Rp200 ribu, bingkisan berupa handuk, serta konsumsi. Nilai bantuan tersebut mungkin tampak sederhana, tetapi bagi para pengayuh becak yang penghasilannya tidak menentu, bantuan itu memiliki arti jauh lebih besar.
Tono (54), salah seorang abang becak asal Gresik, mengaku penghasilannya belakangan semakin sulit diprediksi. Tidak setiap hari ia mendapatkan penumpang.
“Kalau sedang sepi, saya cuma dapat sekitar Rp15 ribu sehari. Bantuan ini nilainya bisa seperti penghasilan saya selama seminggu, bahkan lebih. Sangat membantu untuk kebutuhan di rumah,” katanya dengan wajah sumringah, Kamis (30/7/2026).
Cerita serupa datang dari Warno (65), pria yang telah mengayuh becak sejak 1974. Selama lebih dari lima dekade, ia menyaksikan perubahan Kota Gresik, termasuk semakin berkurangnya jumlah penumpang becak seiring berkembangnya transportasi modern.
“Alhamdulillah masih ada yang peduli dengan kami. Semoga Petrokimia Gresik semakin maju supaya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan, mengatakan peringatan ulang tahun perusahaan tidak sekadar menjadi ajang merayakan pencapaian, tetapi juga momentum menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang selama ini tumbuh bersama perusahaan.
Menurutnya, keberadaan abang becak memiliki peran tersendiri dalam kehidupan sosial di Kabupaten Gresik. Karena itu, perusahaan ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat. Abang becak merupakan bagian dari denyut kehidupan Gresik. Bantuan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus ungkapan terima kasih kami,” ungkapnya.
Ia berharap Petrokimia Gresik dapat terus berkembang sehingga mampu menjalankan amanah pemerintah dalam menyalurkan pupuk bersubsidi secara optimal sekaligus mempertahankan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Program berbagi bersama abang becak sendiri telah menjadi tradisi setiap peringatan HUT Petrokimia Gresik. Di tengah tantangan ekonomi yang membuat pendapatan para pengayuh becak semakin tidak menentu, bantuan tersebut menjadi penyemangat bahwa masih ada kepedulian terhadap profesi yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari wajah Kota Gresik. (dny/kun)
Link informasi : Sumber