Kontingen Gresik Bidik Prestasi di Popda Jatim 2026, Peringkat Empat Jadi Taruhan
Gresik (beritajatim.com) – Mempertahankan posisi empat besar menjadi tantangan utama bagi kontingen Kabupaten Gresik dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur 2026. Sebanyak 187 atlet dan ofisial kini bersiap menghadapi persaingan sengit antardaerah demi membawa pulang medali ke Tanah Giri.
Kontingen Gresik dijadwalkan bertanding mulai 29 Oktober hingga 11 November 2026 di dua daerah lokasi penyelenggaraan, yakni Surabaya dan Ngawi. Duta olahraga pelajar Gresik ini akan berlaga di 22 cabang olahraga (cabor) Popda dan tiga cabor Peparpeda.
Pada edisi Popda 2024 lalu, Gresik sukses bertengger di peringkat keempat klasemen akhir dengan raihan 21 medali emas, 20 perak, dan 15 perunggu. Pencapaian manis tersebut kini menjadi tolok ukur sekaligus motivasi tinggi bagi para atlet muda.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali, menegaskan bahwa seluruh personel yang diberangkatkan telah lolos verifikasi dan seleksi ketat berbasis potensi medali.
“Para atlet yang diberangkatkan ini sudah melalui tahapan verifikasi dan seleksi yang luar biasa. Atlet yang kita kirim merupakan mereka yang memiliki potensi kuat meraih medali,” kata drg. Saifudin Ghozali, Selasa (27/10/2026).
Siapkan Bonus Atlet dan Pesan Bupati Fandi Akhmad Yani
Ghozali menambahkan, Pemkab Gresik mematok target realistis untuk mempertahankan posisi empat besar, dengan tidak menutup peluang untuk menembus papan yang lebih tinggi di Jawa Timur.
“Tahun ini kita menargetkan minimal mempertahankan posisi keempat. Kalau bisa, tentu kita berharap naik ke posisi yang lebih atas,” tegasnya sembari menyebut bahwa Pemkab Gresik telah menyiapkan apresiasi atau bonus bagi para atlet yang berhasil mengukir prestasi.
Senada, salah seorang atlet Popda Gresik, Weni (15), menyatakan kesiapannya tampil habis-habisan di gelanggang pertandingan.
“Kami ingin memberikan hasil terbaik untuk Gresik. Persaingan pasti ketat, tetapi kami akan berusaha tampil maksimal, menjaga kondisi tubuh, dan mengikuti arahan pelatih,” tuturnya optimistis.
Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, berpesan agar seluruh kontingen senantiasa menjunjung tinggi kedisiplinan dan menjaga nama baik Kabupaten Gresik selama berlaga di luar daerah. Menurutnya, ajang dua tahunan ini menjadi indikator penting keberhasilan pembinaan olahraga usia muda di tingkat daerah menuju kompetisi yang lebih tinggi. [dny/but]
Link informasi : Sumber