Melihat Sennheiser Treasure Hunt di Surabaya: Dari Personalisasi Suara hingga Kembalinya Tren Kabel

0

Ringkasan Berita:

  • Sennheiser Treasure Hunt di Surabaya menghadirkan pengalaman mendengar langsung bagi pencinta audio.
  • Fitur personalisasi suara dan DAC mempermudah pengguna menyesuaikan perangkat audio dengan telinga masing-masing.
  • Tren earphone kabel dan rilisan fisik semakin populer di Surabaya, mendukung pertumbuhan komunitas audio file.

Surabaya (beritajatim.com) – Industri audio di Indonesia terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin menuntut kualitas suara tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, Sennheiser menggelar acara “Sennheiser Treasure Hunt” di Orpheus Listening Bar, Jalan Kalasan No.20, Surabaya, Sabtu (16/5/2026).

Acara ini tidak sekadar pameran produk, melainkan sebuah ruang bagi para pencinta audio untuk merasakan langsung esensi kualitas suara. Direktur PT Inti Megah Suara (IMS), Wira Sutedja, menjelaskan bahwa konsep utama dari acara ini adalah memberikan listening experience atau pengalaman mendengar secara langsung kepada konsumen.

“Kualitas audio itu harus dialami sendiri. Hari ini kami memberikan pengalaman mendengar itu, karena setiap telinga manusia memiliki sensitivitas yang berbeda-beda,” ujar Wira saat ditemui di sela-sela acara.

Dalam ajang ini, belasan peserta tidak hanya mencoba produk Sennheiser, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang cara penggunaan perangkat audio yang tepat. Wira menekankan, banyak pengguna earphone yang salah dalam memasang perangkat, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau sakit.

Ia menganalogikan pemilihan headphone atau earphone seperti memilih ukuran sepatu, di mana mahalnya produk tidak akan terasa gunanya jika ukurannya tidak pas.

Sennheiser menghadirkan fitur personalisasi suara pada produk elektroniknya, termasuk perangkat berbasis Bluetooth dengan teknologi Auracast.

“Di Sennheiser, pengguna bisa melakukan fitting atau personalisasi suara terlebih dahulu. Tiap orang punya porsi atau ‘dosis’ suaranya masing-masing. Sayangnya, tidak semua merek di pasaran mampu memberikan opsi personalisasi seperti ini,” tambah Wira.

Bagi pengguna headphone kabel, personalisasi tetap bisa dilakukan melalui Digital to Analog Converter (DAC). Kehadiran DAC juga menjadi solusi bagi ponsel modern yang mayoritas sudah tidak memiliki audio jack, di tengah tren earphone kabel yang kembali naik daun.

Kebutuhan perangkat audio kini semakin spesifik. Wira mencontohkan penggunaan fitur Active Noise Cancellation (ANC) untuk perjalanan pesawat, sementara kebutuhan studio memerlukan karakter suara yang flat. “Jadi, penggunaannya sangat spesifik,” jelasnya.

Sebastian, konten kreator dari Sound Dignity yang berkolaborasi dalam acara ini, menambahkan bahwa edukasi langsung seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Para peserta dapat menguji produk high-end Sennheiser mulai dari harga jutaan hingga puluhan juta rupiah, termasuk HD 800S, HD 820, HD 550, dan HD 660 versi kedua.

“Semakin tinggi kastanya, proporsinya bukan lagi untuk penggunaan kasual, melainkan untuk audiofile atau kebutuhan profesional di studio yang mengejar detail suara tinggi,” ungkap Sebastian.

Antusiasme masyarakat Surabaya terhadap audio file sangat tinggi, terutama dengan kembalinya tren rilisan fisik seperti kaset, CD, hingga vinyl. Hal ini juga meningkatkan popularitas perangkat audio berkabel.

Sebastian menekankan, dalam memilih perangkat audio, konsumen sebaiknya menyesuaikan dengan genre musik dan preferensi pribadi. Jika tidak bisa mencoba langsung, grafik pengukuran frekuensi online bisa menjadi referensi.

“Jika mobilitas tinggi, perangkat TWS (Bluetooth) lebih praktis. Namun, untuk detail dan kedalaman suara imersif, perangkat kabel masih menjadi opsi terbaik,” pungkas Sebastian.

Gelaran Sennheiser Treasure Hunt di Surabaya diharapkan dapat membantu masyarakat memahami standar kualitas audio, memilih perangkat sesuai kebutuhan fungsional, serta menjaga kesehatan telinga. Acara ini didukung oleh Desound dan Sound Dignity. [rma/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.