Nekat, Komplotan Pencuri Bawa Kabur Truk Bermuatan 9 Ton Tebu di Sutojayan Blitar
Blitar (beritajatim.com) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kelas berat kembali meresahkan warga Kabupaten Blitar. Sebuah truk Mitsubishi yang sarat muatan 9 ton tebu raib digasak komplotan maling saat terparkir di kawasan Lingkungan Brubuh, Desa Mbendil, Kecamatan Sutojayan, pada Minggu (5/7/2026) dini hari.
Kejadian ini menimpa ND (29), seorang sopir truk asal Dusun Krajan, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Niat hati ingin beristirahat sejenak sebelum mengantarkan hasil panen, truk beserta seluruh muatannya justru lenyap tanpa jejak.
“Memang benar adanya kejadian itu saat ini masih dalam proses penyelidikan petugas kami,” ungkap Aiptu Saeful Muheni, Kasi Humas Polres Blitar, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, kronologi kejadian bermula pada hari Sabtu (4/7/2026) petang. Sekitar pukul 18.20 WIB, korban ND baru saja tiba dari kawasan Kali Grenjeng, Wonotirto. Ia membawa truk yang baknya telah terisi penuh dengan 9 ton tebu.
Karena hari sudah mulai gelap, ND memutuskan untuk memarkirkan kendaraannya di samping gudang keramik “Kelang Makmur” yang berlokasi di Lingkungan Brubuh, Desa Mbendil, Kecamatan Sutojayan.
Setelah memastikan truk terparkir dengan aman, ND kemudian dijemput oleh sang istri untuk pulang ke rumah mereka yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi parkir. Keduanya tiba di rumah pada pukul 19.15 WIB.
Malam itu, korban sengaja beristirahat total di rumah untuk memulihkan tenaga karena rencananya pada Minggu pagi, tebu-tebu tersebut akan segera dikirim ke Pabrik Gula (PG) Mojopanggung di Tulungagung.
Nahas, saat ND bangun dan diantar kembali oleh istrinya ke lokasi parkir pada pukul 04.00 WIB, truk miliknya sudah tidak ada di tempat.
Menyadari kendaraannya hilang, ND yang panik langsung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Ia juga sempat menggali informasi dari penjaga gudang keramik yang berjaga di dekat lokasi parkir.
Dari keterangan beberapa saksi mata di sekitar lokasi kejadian, mereka mengaku sempat mendengar suara mesin truk Canter tersebut menyala pada pukul 02.00 WIB, atau tak lama sebelum tercatatnya estimasi waktu kejadian pada 02.47 WIB.
“Tidak menunggu waktu lama, korban langsung melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian setempat. Saat ini, kasus pencurian kendaraan niaga tersebut telah ditangani langsung oleh jajaran Sat Reskrim Polres Blitar,” tegasnya.
Petugas kepolisian yang menerima laporan telah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memintai keterangan dari para saksi guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Merespons kejadian ini, pihak kepolisian meminta dukungan doa dari masyarakat agar Sat Reskrim Polres Blitar dapat segera mengungkap kasus pencurian ini dan menangkap para pelaku.
Selain itu, aparat juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam memarkirkan kendaraan. Jika warga melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar, diharapkan untuk tidak ragu segera melapor kepada kantor kepolisian terdekat atau memanfaatkan layanan Call Center Polri di nomor 110. (owi/ted)
Link informasi : Sumber