Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk 15.972 Buruh Pabrik Rokok

0

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para buruh pabrik rokok. Penyaluran simbolis tahap pertama dilaksanakan di pabrik rokok PT Gelora Djaja, Kecamatan Baureno, Rabu (13/5/2026).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di dua lokasi berbeda. Setelah di PT Gelora Djaja, penyaluran berikutnya dijadwalkan berlangsung di PT Kareb Alam Sejahtera pada Rabu (20/5/2026).

“Jumlah penerima BLT DBHCHT di Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 sebanyak 15.972 penerima, termasuk buruh pabrik rokok lintas kabupaten, yakni warga Bojonegoro yang bekerja di perusahaan rokok di kabupaten tetangga,” jelas Agus.

Ia menyebut saat ini terdapat 42 perusahaan rokok di Kabupaten Bojonegoro dan enam perusahaan di luar daerah yang mempekerjakan warga Bojonegoro. Para pekerja tersebut juga masuk dalam sasaran penerima bantuan.

“Semoga pemberian BLT DBHCHT ini tepat sasaran sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi bersama berbagai stakeholder bagi buruh pabrik rokok,” tambahnya.

Menurut Agus, program BLT DBHCHT diharapkan mampu membantu menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya para pekerja rentan di sektor industri hasil tembakau. “Semoga penyaluran ini berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai regulasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Manajer PT Bojonegoro Djaja Bojonegoro II menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas perhatian yang diberikan kepada para pekerja pabrik rokok melalui program BLT DBHCHT. Pihak perusahaan berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi para karyawan di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan tantangan ekonomi saat ini.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dalam sambutannya menegaskan bahwa program BLT DBHCHT merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada para buruh rokok yang selama ini ikut berkontribusi terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

Ia juga mengajak seluruh penerima bantuan untuk tetap menjaga kesehatan, semangat dalam bekerja, serta memanfaatkan bantuan yang diterima secara bijak untuk kebutuhan keluarga. “Semoga bantuan ini membawa manfaat, keberkahan, dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para pekerja,” ujar Wakil Bupati.

Salah satu penerima bantuan, Siti Jumaiyah, warga Bojonegoro yang bekerja di PT Maju Melaju Lamongan, mengaku bersyukur karena tahun ini dirinya bisa menerima BLT DBHCHT dari Pemkab Bojonegoro.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena tahun ini mendapatkan BLT DBHCHT dari Pemkab Bojonegoro. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kami semua. Dulu kami belum mendapatkan bantuan ini,” ujarnya.

Ia menuturkan bantuan tersebut merupakan hasil dari aspirasi para buruh pabrik rokok lintas daerah yang sebelumnya disampaikan langsung kepada pemerintah daerah melalui program Sapa Bupati.

“Ini juga berkat aspirasi yang disampaikan teman-teman saat acara Sapa Bupati di pendopo, bahwa buruh pabrik rokok yang bekerja di luar Bojonegoro belum mendapatkan BLT DBHCHT. Alhamdulillah aspirasi kami didengarkan oleh Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati. Terima kasih sebesar-besarnya,” tuturnya.

Melalui penyaluran BLT DBHCHT ini, Pemkab Bojonegoro berharap kesejahteraan buruh pabrik rokok semakin meningkat serta mampu memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertembakauan. (lim/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.