Persebaya Singkirkan Arema FC, Bernardo Tavares Puji Mental Ksatria Bajul Ijo

0

Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya memastikan langkah ke final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8/2026).

Kemenangan tersebut diraih di tengah kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya pulih akibat singkatnya waktu istirahat. Meski demikian, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai anak asuhnya mampu menunjukkan karakter dan mental bertanding yang kuat sepanjang pertandingan.

Menurut Tavares, duel menghadapi Arema FC berlangsung keras dan penuh emosi sehingga membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan terbaik. Ia menilai minimnya waktu pemulihan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Persebaya dibandingkan lawannya.

“Ini adalah pertandingan yang sulit, terkadang terlalu banyak emosi dan banyak pelanggaran. Harus jujur, ini bukanlah permainan terbaik yang biasa kami tampilkan. Namun kami punya alasan, kami hanya memiliki waktu istirahat satu hari—jeda yang lebih singkat untuk persiapan dan pemulihan dibandingkan Arema,” ujar Tavares.

Mantan pelatih PSM Makassar itu memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang tetap berjuang hingga peluit panjang dibunyikan. Baginya, gol pembuka menjadi faktor penting yang membawa Persebaya mengamankan kemenangan.

“Pemain kami lelah, tetapi hari ini mereka bertindak sebagai ksatria dan menunjukkan sikap yang sangat baik. Sangat penting untuk mencetak gol terlebih dahulu. Kami sebenarnya memiliki lebih banyak peluang, sayangnya tidak ada gol kedua. Namun, saya sangat senang dengan kerja keras yang ditunjukkan tim hari ini,” tambahnya.

Gelandang Persebaya, Rahmad Irianto, juga mengakui pertandingan berlangsung sangat menguras tenaga. Menurutnya, kelelahan membuat para pemain beberapa kali melakukan kesalahan yang seharusnya dapat dihindari.

“Ya, pertandingan yang tidak mudah dengan kondisi fisik yang sangat melelahkan. Karena kondisi tersebut, teman-teman banyak melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang sebenarnya tidak perlu,” ungkap Rian.

Meski demikian, Persebaya tetap mampu menjaga konsentrasi hingga memanfaatkan momentum untuk mengamankan kemenangan. “Malam ini teman-teman bisa memanfaatkan momentum sehingga kita bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya.

Kemenangan atas Arema FC menjadi bukti ketangguhan mental Persebaya dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Hasil ini sekaligus mengantarkan Bajul Ijo ke partai final Piala Presiden 2026 untuk menghadapi Persib Bandung pada Kamis (6/8/2026). (way/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.