PKH Jatim Tegaskan P2K2 sebagai Sarana Tingkatkan Kapasitas KPM

0

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Jawa Timur, Hanafi menegaskan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) merupakan sarana pembelajaran bagi keluarga penerima manfaat (KPM) untuk meningkatkan kapasitas keluarga.

Terlebih materi yang diberikan dalam kegiatan P2K2 yang diinisiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) tersebut, mencakup pola pengasuhan anak, pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan ekonomi keluarga.

Penegasan tersebut disampaikan pasca kegiatan Diseminasi P2K2 bertema ‘Sosialisasi Sekolah Rakyat dan Penguatan P2K2 KPM PKH’ yang diselenggarakan Kementerian Sosial di Balai Desa Nyalabu Laok, Kecamatan Pamekasan, Rabu (5/8/2026).

“Pendampingan melalui P2K2 tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong perubahan perilaku agar keluarga penerima manfaat mampu hidup lebih mandiri,” kata Hanafi, Kamis (6/8/2026).

Melalui program pendampingan tersebut nantinya juga diharapkan dapat merealisasikan target graduasi seperti yang dicanangkan. “Dengan peningkatan kapasitas ini, tentu kita berharap semakin banyak keluarga melakukan graduasi dari Program Keluarga Harapan karena telah memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik,” ungkapnya.

“Selain itu, kegiatan P2K2 ini sekaligus memberikan bekal pengetahuan dan motivasi bagi para KPM untuk dapat meningkatkan taraf hidup keluarga, sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial di kemudian hari,” sambung Hanafi.

Bahkan pihaknya juga meyakini kegiatan P2K2 dapat menjadi inspirasi bagi para peserta bahwa bantuan sosial dapat dijadikan langkah awal menuju kemandirian ekonomi. “Hal ini kita wujudkan melalui testimoni salah satu peserta, yaitu Aprilia yang berbagi pengalaman tentang keberhasilannya melakukan graduasi mandiri dari program keluarga harapan,” jelasnya.

“Bahkan dalam kesempatan itu, ia juga mengaku pendampingan yang diterima melalui P2K2 memberikan bekal pengetahuan dan motivasi untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya hingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” tegasnya.

Sementara anggota DPR RI Dapil Jatim XI Madura, Hj Ansari mengajak seluruh KPM untuk memanfaatkan setiap pendampingan yang diberikan melalui P2K2 sebagai bekal meningkatkan kualitas hidup. “Kami berharap para peserta dapat mengembangkan pengetahuan yang diperoleh sehingga mampu mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ajaknya.

“Harapan lainnya, melalui P2K2 ini nantinya semakin banyak keluarga yang mandiri, anak-anak memperoleh pendidikan yang layak, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” pungkas Legislator Senayan dari Fraksi PDI Perjuangan. [pin/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.