Polres Mojokerto Kerahkan AWC Tangani Kebakaran Bengkel Tambal Ban

0

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu memadamkan kebakaran bengkel tambal ban di Dusun Kebondalem, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (23/10/2026) siang. Api berhasil dipadamkan sekitar 35 menit setelah kejadian dilaporkan.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Sebelum api membesar, terdengar suara ledakan keras dari dalam bengkel yang diketahui milik Misri, warga Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke layanan Call Center 110 Polri.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, penanganan kebakaran bermula dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polri. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan.

“Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, kami langsung respons cepat. Personel Samapta, SPKT, Polsek Mojosari, dan kendaraan AWC Polres Mojokerto segera kami kerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengamanan di lokasi,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi, Yudi dan Rifan, warga Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, suara ledakan terdengar sebelum api membesar. Keduanya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan menghubungi kepolisian melalui layanan 110.

Petugas gabungan yang terdiri dari personel Polres Mojokerto, Polsek Mojosari, Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Mojokerto, serta relawan setempat segera melakukan upaya pemadaman. Kendaraan AWC milik Polres Mojokerto turut membantu menyemprotkan air ke titik kebakaran.

“Upaya tersebut membuahkan hasil. Alhamdulillah api cepat tertangani sehingga tidak merembet ke permukiman warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB. Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan cepat melalui Call Center 110,” tegasnya.

Petugas juga memastikan kebakaran tidak merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi. Saat kebakaran terjadi, lanjutnya, bengkel dalam kondisi tutup karena sedang libur. Tidak ada aktivitas di dalam bangunan sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Meski api telah berhasil dipadamkan, kerugian materiil akibat kebakaran masih belum dapat ditaksir dan masih dalam pendataan petugas. AKBP Erik mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 110 Polri. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kebakaran, kecelakaan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Layanan 110 gratis dan siaga 24 jam. Kami akan selalu hadir cepat untuk masyarakat,” pungkasnya. [tin/ian]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.