Samator Indo Gas (AGII) Catat Lonjakan Laba Bersih 79% Lewat Efisiensi dan Inovasi

0

Ringkasan Berita

* PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatatkan kinerja keuangan yang sangat positif pada periode kuartal 3 2026 dengan pertumbuhan pendapatan 7,5% menjadi Rp 2,38 triliun dan lonjakan laba bersih 79% YoY menjadi Rp 114,3 miliar.

* Didukung oleh efisiensi operasional, inovasi teknologi seperti oxyfuel burner, serta perbaikan struktur keuangan melalui penurunan rasio utang (deleveraging), Perseroan optimis melanjutkan pertumbuhan profitabel hingga akhir tahun 2026.

——————————————————————–

Surabaya (beritajatim.com) — PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII), perusahaan gas industri dan medis, membukukan kinerja keuangan yang semakin solid pada sembilan bulan pertama tahun fiskal 2026 (9M26). Didorong oleh efisiensi operasional dan optimalisasi bisnis, Perseroan berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 79% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) menjadi Rp114,3 miliar.

Peningkatan profitabilitas ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan bersih yang naik 7,5% YoY menjadi Rp2,38 triliun. Kinerja gemilang tersebut juga ditopang oleh perolehan EBITDA terlaporkan sebesar Rp709,4 miliar (+10,7% YoY) dengan margin yang kuat di level 29,9%.

Direktur Utama PT Samator Indo Gas Tbk, Rachmat Harsono, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan fundamental bisnis Perseroan di tengah dinamika ekonomi makro.

“Kinerja positif selama sembilan bulan pertama 2026 menunjukkan ketahanan fundamental bisnis Samator Indo Gas. Pertumbuhan laba kotor dan EBITDA, disertai kenaikan laba bersih, mencerminkan upaya kami memperkuat kinerja operasional secara konsisten,” ujar Rachmat Harsono, Kamis (29/10/2026).

Rachmat menambahkan, sejalan dengan komitmen Empowering Industry, Enriching Lives, Perseroan tidak hanya memasok gas, tetapi juga konsisten menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan pelanggan dan tantangan nasional.

“Di antaranya, penerapan teknologi oxyfuel burner bagi industri kaca dan keramik yang menghadapi keterbatasan pasokan gas alam, serta penyediaan dry ice kepada BMKG untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” imbuhnya.

Penguatan Operasional dan Struktur Keuangan yang Sehat

Samator terus menjaga keandalan pasokan gas untuk sektor kesehatan dan industri strategis—mulai dari manufaktur, pengolahan logam, hingga elektronik. Komitmen ini diperkuat melalui penerapan standar Safety, Health and Environment (SHE) yang ketat, termasuk pengujian hidrostatis 100% pada seluruh tabung gas guna memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan tertinggi.

Kepercayaan pelanggan juga terjaga melalui perpanjangan kontrak jangka panjang, skema minimum take-or-pay, serta jaringan layanan kesehatan yang luas. Di sisi lain, struktur keuangan Perseroan kian sehat.

Langkah deleveraging atau penurunan tingkat utang yang konsisten berhasil memperbaiki rasio Utang Bersih terhadap EBITDA (Net Debt to EBITDA) menjadi 3,45x (dibandingkan 3,94x pada periode yang sama tahun lalu). Sementara itu, rasio kecukupan EBITDA terhadap beban bunga (EBITDA to Interest Expense Coverage) meningkat signifikan menjadi 3,1x dari sebelumnya 2,7x.

Memasuki kuartal terakhir 2026, Samator optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan, memperkuat kemitraan strategis, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ikhtisar Kinerja Keuangan Samator Indo Gas (9M26)

* Penjualan Bersih: Rp2,38 triliun, naik 7,5% YoY (9M25: Rp2,21 triliun).

* Laba Kotor: Rp1,13 triliun, naik 11,2% YoY (9M25: Rp1,02 triliun); margin laba kotor meningkat 158 bps menjadi 47,6%.

* EBITDA Terlaporkan: Rp709,4 miliar, naik 10,7% YoY (9M25: Rp640,8 miliar); Marjin EBITDA 29,9%.

* EBITDA Disesuaikan: Rp704,8 miliar, naik 12,4% YoY (9M25: Rp627,2 miliar).

* Laba Bersih: Rp114,3 miliar, naik 79% YoY (9M25: Rp63,9 miliar); laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk: Rp110,3 miliar, naik 82% YoY dari Rp60,6 miliar.[rea]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.