Satlantas Polres Ngawi Imbau Truk Tebu Pasang Terpal, Cegah Muatan Berserakan di Jalan

0

Ngawi (beritajatim.com) – Satlantas Polres Ngawi mengimbau para sopir truk pengangkut tebu untuk memastikan seluruh muatan tertata dan ditutup terpal dengan baik sebelum melintas di jalan raya. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah tebu atau sisa muatan tercecer yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Imbauan itu disampaikan Satlantas Polres Ngawi melalui kegiatan pembagian brosur kepada sejumlah sopir truk tebu yang melintas di Jalan Raya Solo, kawasan Mojorejo, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Senin (7/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kasatlantas Polres Ngawi AKP Moh. Imam Reza bersama anggota Satlantas memberikan edukasi secara langsung kepada pengemudi. Para sopir diingatkan untuk memeriksa kembali kondisi muatan dan memastikan terpal terpasang dengan baik sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan.

Penggunaan terpal dinilai menjadi salah satu langkah sederhana namun penting dalam menjaga keselamatan lalu lintas. Muatan tebu yang tidak tertutup dengan baik dapat berpotensi jatuh atau berserakan ke badan jalan dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan lainnya.

Kondisi tersebut tidak hanya dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Potongan tebu yang tercecer dapat menjadi hambatan di jalur kendaraan, sedangkan debu maupun sisa tebu yang beterbangan berpotensi mengganggu kenyamanan dan jarak pandang pengemudi.

melalui Kasatlantas AKP Moh. Imam Reza menegaskan, keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kepolisian. Setiap pengemudi memiliki peran untuk memastikan kendaraannya tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau para sopir truk tebu untuk selalu memastikan muatannya aman dan memasang terpal dengan baik. Jangan sampai ada muatan yang jatuh atau berserakan di jalan karena dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Menurut Imam Reza, kepatuhan terhadap ketentuan pengangkutan barang menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan nyaman. Pengemudi juga perlu memperhatikan kondisi kendaraan serta keamanan muatan sebelum berangkat.

Imbauan tersebut menjadi penting bagi aktivitas angkutan tebu yang menggunakan kendaraan berat dan melintasi jalur utama di wilayah Ngawi. Truk pengangkut tebu berinteraksi dengan berbagai jenis kendaraan lain, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Dengan memastikan muatan tertutup rapat, potensi gangguan terhadap pengguna jalan dapat ditekan. Langkah itu sekaligus membantu menjaga badan jalan dari sisa tebu yang tercecer selama perjalanan.

Satlantas Polres Ngawi menyatakan edukasi kepada pengemudi akan terus dilakukan, terutama terhadap kendaraan angkutan yang membawa material atau muatan yang berpotensi tercecer. Sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengemudi untuk menjadikan aspek keselamatan sebagai bagian utama sebelum menjalankan kendaraan.

“Keselamatan bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga memastikan perjalanan kita tidak membahayakan orang lain,” pungkasnya.

Ke depan, Satlantas Polres Ngawi akan terus mendorong kepatuhan pengemudi terhadap aspek keselamatan pengangkutan barang. Edukasi dan sosialisasi di lapangan diharapkan mampu mencegah muatan tercecer sekaligus menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan. [fiq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.