Scoopy Hantam Truk Tebu yang Antre ke Pabrik Blitar, Pengendara Wanita Kritis
Blitar (beritajatim.com) — Seorang pengendara sepeda motor wanita mengalami luka berat di bagian kepala usai menghantam bagian belakang truk pengangkut tebu yang tengah terparkir di Jalan Raya Rejoso, Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Senin (13/7/2026) dini hari.
Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda Scoopy dan truk sarat muatan tebu yang sedang mengantre untuk masuk ke pabrik gula RMI.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat truk tebu yang dikemudikan oleh N B (Pria, 31 tahun), warga Dusun Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, sedang memarkir kendaraannya di badan jalan dari arah selatan.
Truk tersebut tengah menunggu antrean untuk membongkar muatan di pabrik. Nahas, dari arah yang sama (selatan), melaju kencang sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh S W N (Wanita, 21 tahun), warga Dusun Kalisudo, Desa Sumberkembar, Kecamatan Binangun.
Diduga melaju dengan kecepatan tinggi di tengah minimnya penerangan jalan, SWN tidak menyadari keberadaan truk yang memakan bahu jalan. Karena jarak yang sudah terlampau dekat, ia kehilangan kendali atas motornya dan menabrak keras bagian belakang bak truk tebu tersebut.

Benturan keras itu mengakibatkan S W N terkapar dan mengalami luka berat, khususnya di area kepala. Petugas dari Polsek Binangun yang menerima laporan langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSU Wava Husada Kesamben untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung kami amankan,” ucap AKP Galih Mubaroq, Kasatlantas Polres Blitar, Senin (13/07/2026).
Penanganan kasus kecelakaan ini selanjutnya telah dilimpahkan ke Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Blitar untuk penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil olah TKP sementara, polisi menyimpulkan adanya dua faktor utama pemicu kecelakaan ini yakni pengendara motor kurang berhati-hati dan kurang konsentrasi saat memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi.
Selain itu, posisi parkir truk tebu yang memakan bahu hingga badan jalan, sehingga mempersempit ruang laju kendaraan di belakangnya.
Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, memberikan peringatan keras sekaligus imbauan kepada seluruh pengguna jalan, khususnya di area industri yang kerap dilintasi kendaraan berat.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam perjalanan. Taati aturan lalu lintas, jaga jarak aman, dan utamakan keselamatan diri serta pengendara lain. Jangan lupa untuk selalu mengecek dan mengontrol kondisi kendaraan sebelum bepergian. Stop pelanggaran, stop kecelakaan!” tegas AKP Galih.
Kejadian ini kembali menjadi alarm bagi masyarakat dan para sopir angkutan berat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas, terutama tidak memarkir kendaraan sembarangan di badan jalan yang dapat membahayakan nyawa orang lain. (owi/but)
Link informasi : Sumber