Semarak HUT ke-81 RI di Kota Blitar, 3 Ribu Siswa SD/ MI Padati Rute Baris-Berbaris

0

Blitar (beritajatim.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 di Kota Blitar berlangsung meriah. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar resmi memulai rangkaian lomba baris-berbaris dan gerak jalan yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai tingkatan sekolah, instansi, hingga masyarakat umum.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat pada ajang tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jumlah peserta tercatat melonjak hingga hampir dua kali lipat dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah pesertanya luar biasa banyak, membeludak hampir dua kali lipat dari tahun kemarin. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Wali Kota Blitar, Senin (3/8/2026).

Pada pembukaan rangkaian lomba, kategori tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) menjadi pembuka kemeriahan. Tercatat ribuan pelajar dari belasan kecamatan memadati rute yang telah ditentukan oleh panitia.

Jumlah peserta baris mencapai 166 peleton. Total ada sekitar 3.300 siswa-siswi tingkat SD/MI sederajat yang ikut dalam kegiatan ini.

Selain menyelenggarakan agenda perlombaan di tingkat kota, Pemkot Blitar juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat di lingkungan pemukiman masing-masing.

Sebelum memasuki bulan Agustus, Pemkot Blitar telah mengeluarkan surat edaran resmi yang mengimbau seluruh warga dan instansi untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak. Guna menambah keseruan, pemerintah daerah juga merencanakan kompetisi khusus bagi warga yang menghias lingkungannya secara kreatif.

“Kami juga berencana mengadakan kuis atau apresiasi bagi rumah atau lingkungan yang paling bagus dalam memperingati 17 Agustus. Ada hadiah yang kami siapkan,” tutur Wali Kota.

Wali Kota menegaskan bahwa kemeriahan ini bukan sekadar perayaan visual, melainkan wadah edukasi nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

Melalui momentum gerak jalan dan parade baris-berbaris, masyarakat diajak untuk terus memupuk rasa syukur atas kemerdekaan serta meneladani kegigihan para pejuang bangsa.

“Momentum ini harus kita selenggarakan secara gegar gempita sebagai bentuk rasa syukur dan cara kita meneladani para pejuang yang dulu telah mengorbankan jiwa raga untuk kemerdekaan bangsa ini. Sekali merdeka, tetap merdeka,” pungkasnya. (owi/but)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.