Seven Beaches Festival 2026, Festival Ikan Asap Angkat Ekonomi Warga Probolinggo
Probolinggo (beritajatim.com) – Potensi kuliner dan kekayaan bahari Kabupaten Probolinggo terus didorong menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui Festival Ikan Asap yang digelar di Pantai Pelangi, Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu, Minggu (8/11/2026) pagi.
Festival tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Seven Beaches Festival 2026 yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 25 peserta dari masyarakat lokal turut ambil bagian, menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner khas kawasan pesisir.
Pemilihan Pantai Pelangi sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Bupati Probolinggo, dr. Moh. Haris atau yang akrab disapa Gus Haris, menilai Desa Randu Putih memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata berbasis kekayaan bahari dan kearifan lokal masyarakat pesisir.
Menurutnya, ikan asap merupakan salah satu kuliner khas yang lekat dengan kehidupan masyarakat pesisir Kabupaten Probolinggo. Selain memiliki cita rasa tersendiri, ikan juga menjadi sumber protein dan nutrisi penting bagi kesehatan keluarga, termasuk anak-anak.
“Ikan asap ini merupakan makanan khas wilayah pesisir, seperti di sebagian besar wilayah Kabupaten Probolinggo. Selain itu, kandungan protein dan nutrisi yang terkandung pada ikan ini sangat baik untuk dikonsumsi anak-anak,” tutur Gus Haris.
Melalui kegiatan tersebut, Gus Haris juga mengajak masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir, untuk semakin gemar mengonsumsi ikan. Terlebih, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi sumber daya perikanan yang dapat dimanfaatkan secara optimal.
Apalagi, mayoritas masyarakat Desa Randu Putih berprofesi sebagai nelayan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan dalam membangun sektor ekonomi berbasis perikanan, mulai dari hasil tangkapan laut hingga pengolahan produk kuliner yang memiliki nilai tambah.
Namun, Seven Beaches Festival tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan potensi kuliner dan wisata pantai. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi dan pengembangan destinasi wisata daerah.
Gus Haris menegaskan, Seven Beaches Festival direncanakan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Dengan penyelenggaraan secara berkelanjutan, festival ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata pesisir sekaligus memperkenalkan potensi unggulan setiap kawasan pantai.
“Nanti ke depannya, akan terus kita adakan setiap tahun untuk Seven Beaches Festival ini,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Seven Beaches Festival bukan sekadar kegiatan seremonial untuk memeriahkan kawasan wisata. Ada tujuan lebih besar yang ingin dicapai, yakni menghadirkan dampak ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, kegiatan berskala festival dapat mendatangkan pengunjung dan menciptakan aktivitas ekonomi baru di sekitar lokasi acara. Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.
“Dengan digelar event semacam ini, bisa dilihat roda perekonomian masyarakat bisa langsung dirasakan. Bahkan untuk kalangan bawah sekalipun, UMKM bisa berputar di sini. Warga sekitar bisa meraup penghasilan dari acara ini,” ungkapnya.
Melalui Seven Beaches Festival 2026, Pemerintah Kabupaten Probolinggo ingin menunjukkan bahwa kawasan pesisir tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi wisata, tetapi juga menyimpan kekuatan ekonomi melalui sektor perikanan, kuliner, dan pemberdayaan UMKM.
Festival Ikan Asap di Pantai Pelangi menjadi salah satu wujud upaya tersebut. Dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian utama kegiatan, pengembangan pariwisata diharapkan tidak hanya menghadirkan daya tarik bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang kesejahteraan bagi warga sekitar.
Ke depan, keberlanjutan Seven Beaches Festival diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas wisata pesisir Kabupaten Probolinggo sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih luas. (rap/ian)
Link informasi : Sumber