Sorotan Berita Pamekasan dalam Sepekan

0

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah peristiwa menjadi perhatian masyarakat di Pamekasan, Madura., khususnya dalam sepekan terakhir, terhitung mulai 5-11 Oktober 2026. Mulai dari penolakan pembangunan gerai ritel modern Indomaret, penegakan hukum, penyerapan tembakau petani, sektor kesehatan, hingga update sepak bola Madura United FC.

1. Perusakan Gerai Indomaret Jadi Sorotan
Peristiwa perusakan bangunan yang direncanakan menjadi gerai Indomaret di Jalan Raya Palengaan, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, menjadi salah satu isu terbesar di Pamekasan. Aksi penolakan tersebut terjadi setelah penolakan terhadap ritel modern yang dipicu kekhawatiran mengenai persaingan dengan usaha kecil dan pedagang lokal.

Sejumlah warga merusak bagian bangunan menggunakan alat berat. Peristiwa tersebut mendapat perhatian aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Sejumlah pihak juga mengingatkan agar aspirasi masyarakat disampaikan melalui jalur hukum, bukan tindakan anarkis.

2. Serapan Tembakau Petani Capai 42.575 Ton
Selain penolakan gerai Indomaret, kabar positif datang dari sektor pertanian. Serapan pembelian tembakau petani oleh sejumlah pabrikan di Pamekasan tercatat mencapai 42.575 ton hingga 4 Oktober 2026, melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Capaian tersebut menjadi perkembangan penting bagi petani tembakau, mengingat komoditas tersebut merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat Pamekasan. Meski demikian, besarnya serapan belum otomatis menggambarkan keuntungan seluruh petani karena harga jual dan kualitas tembakau juga menentukan pendapatan mereka.

3. Buronan Kasus Pembunuhan Berencana Ditangkap di Jember
Aparat kepolisian dari Polres Pamekasan, berhasil menangkap pria berinisial HY (30), tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana yang terjadi di Pamekasan. HY diketahui masuk daftar pencarian orang sejak 2022 dan ditangkap di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, pada 1 Oktober 2026.

Penangkapan tersebut diberitakan kembali pada pekan ini. Perkembangan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menuntaskan perkara pidana yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

4. Dua Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual Terancam Hukuman 12 Tahun
Penegakan hukum terhadap dugaan kekerasan seksual juga menjadi perhatian. Satreskrim Polres Pamekasan menangkap dua orang berinisial M dan T yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas.

Kedua tersangka diberitakan terancam hukuman penjara hingga 12 tahun. Dalam perkembangan terkait, Pengadilan Negeri Pamekasan pada 5 Oktober juga menolak gugatan praperadilan yang diajukan keluarga dan kuasa hukum Marsokah terkait proses penangkapan dan penahanan dalam perkara tersebut.

Perkembangan ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan bagi perempuan penyandang disabilitas serta penanganan perkara secara adil melalui proses hukum.

5. Madura United Gagal Raih Poin di Stadion Brawijaya Kediri
Dari dunia olahraga, langkah Madura United FC pada kompetisi Super League 2026-2027 terhenti setelah menelan kekalahan 2 gol tanpa balas dari tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jum’at (9/10/2026).

Hasil ini menjadi kekalahan pertama bagi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, sekaligus menjadi catatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya. Dukungan suporter diharapkan tetap menjadi motivasi bagi tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura.

6. Pemerintah Daerah Menyoroti Pelayanan Kesehatan
Perhatian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat juga muncul dalam pemberitaan pekan ini. Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, menyambut perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pelayanan kesehatan di daerah.

Isu pelayanan kesehatan menjadi penting setelah berbagai peristiwa sebelumnya memunculkan sorotan publik mengenai akses layanan bagi masyarakat kurang mampu. Peningkatan mutu pelayanan, kejelasan prosedur, dan penanganan pasien yang membutuhkan pertolongan segera tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Kabar tersebut sekaligus menjadi perhatian utama yang relatif menonjol dalam sepekan terakhir, mulai dari ketertiban dan penegakan hukum; polemik ritel modern serta penanganan kasus kriminal, perekonomian masyarakat; capaian serapan tembakau yang melampaui target pemerintah kabupaten, serta pelayanan publik dan olahraga; perhatian terhadap layanan kesehatan serta hasil pertandingan Madura United. [pin/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.