TMMD Gresik Tuntas, Desa Slempit Kini Lebih Maju

0

Gresik (beritajatim.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik resmi ditutup. Selama 30 hari pelaksanaan, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat berhasil menuntaskan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dengan capaian 100 persen.

Penutupan TMMD dipimpin langsung Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir dan dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Forkopimda, jajaran Kodam V/Brawijaya, Kodim 0817/Gresik, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga masyarakat Desa Slempit.

Program yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 itu melibatkan 150 personel gabungan, terdiri dari TNI AD, AL, dan AU sebanyak 130 personel, Polri enam personel, serta 14 aparat pemerintah daerah.

Berbagai pembangunan infrastruktur strategis berhasil dirampungkan dalam TMMD ke-128. Mulai dari pemeliharaan jalan aspal, rehabilitasi dua pintu air Waduk Slempit, normalisasi saluran irigasi sepanjang 120 meter, hingga pengecoran jalan poros Dusun Lingsir sepanjang 170 meter.

Selain itu, pembangunan jalan usaha tani di Dusun Lingsir sepanjang 136 meter juga selesai dikerjakan untuk memperkuat akses pertanian warga. Pembangunan TPT dan pengerasan jalan usaha tani di Dusun Slempit turut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD tahun ini.

Tak hanya fokus pada infrastruktur jalan, program unggulan Kasad bertajuk TNI Manunggal Air juga direalisasikan melalui pembangunan irigasi perpompaan sumur bor di Dusun Slempit guna mendukung kebutuhan air pertanian masyarakat.

TMMD ke-128 juga menghadirkan rehabilitasi enam rumah tidak layak huni, renovasi musala di Dusun Lingsir, serta pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) desa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan upaya memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau rumah. Lebih dari itu, TMMD membangun semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan optimisme masyarakat desa untuk terus maju bersama,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, hasil pembangunan TMMD diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Slempit.

Sementara itu, Brigjen TNI Kohir menegaskan TMMD merupakan program lintas sektoral yang menjadi bukti nyata sinergi TNI bersama pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Baik kegiatan fisik maupun nonfisik semuanya telah selesai 100 persen. Hasil evaluasi dari tim pusat juga menunjukkan pelaksanaan berjalan baik dan kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Jenderal TNI bintang satu ini juga mengapresiasi tingginya semangat kebersamaan masyarakat selama pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keterlibatan warga bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kekuatan utama suksesnya program tersebut. “Yang dibangun hari ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga semangat gotong royong dan kebersamaan,” pungkasnya. [dny/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.