Tragis Lansia 98 Tahun di Gresik Ditemukan Tewas di Dasar Sumur, Berawal dari Sandal yang Mengapung

0

Gresik (beritajatim.com)- Peristiwa memilukan mengguncang warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Rabu (8/7/2026). Seorang lansia berusia 98 tahun bernama Kasiban ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter yang berada di belakang rumahnya.

Hilangnya korban baru diketahui saat keluarga menyadari Kasiban tidak berada di dalam rumah sekitar pukul 06.00 WIB. Pencarian pun dilakukan hingga ke area belakang rumah.

Suasana mendadak berubah mencekam ketika keluarga melihat sepasang sandal milik korban mengapung di permukaan sumur. Temuan itu langsung memunculkan kekhawatiran bahwa Kasiban terjatuh ke dalam sumur.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik, Sulyono, mengatakan dugaan korban tercebur terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

“Korban dicari oleh anak perempuannya karena tidak berada di dalam rumah. Saat dilakukan pencarian ke belakang rumah, sandal korban terlihat mengapung di permukaan sumur,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Pihak keluarga sempat berupaya melakukan penyelamatan menggunakan peralatan seadanya. Namun, kedalaman sumur dan posisi korban yang berada di dasar membuat upaya tersebut sangat berisiko.

Akhirnya keluarga menghubungi Polsek Kedamean dan layanan darurat 112. Laporan tersebut diteruskan kepada BPBD Gresik, Damkar Pos Driyorejo, hingga Tim Basarnas Jawa Timur.

Sejumlah petugas gabungan kemudian diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung cukup sulit karena sumur memiliki kedalaman sekitar 15 meter dengan tinggi air mencapai kurang lebih 8 meter.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 10.36 WIB. Namun nahas, Kasiban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat diangkat dari dasar sumur.

Kapolsek Kedamean AKP Sulistio Bimantoro menjelaskan, saksi bernama Anik Ngatiyah awalnya hendak menimba air. Saat itulah ia melihat penutup sumur dari kayu dalam kondisi rusak dan sandal korban berada di dalam sumur.

“Saksi kemudian memanggil Kasti, anak korban, dan setelah dicek ternyata benar korban tenggelam di dalam sumur,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, Kasiban mengalami gangguan penglihatan akibat faktor usia. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu penyebab korban terjatuh ke dalam sumur yang berada di belakang rumahnya. (dny/ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.