Truk Box Hantam Scoopy di Blitar, Remaja 18 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit

0

Ringkasan Berita:

  • Kecelakaan terjadi di Jalan Umum Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (14/8/2026) pagi.
  • Truk box Hino diduga menghantam Honda Scoopy saat berupaya mendahului kendaraan di depannya.
  • Pengendara Scoopy, RDAM (18), mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
  • Polisi menduga kecelakaan dipicu human error karena pengemudi truk kurang berhati-hati saat mengambil haluan untuk menyalip.

Blitar (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebuah truk box Hino menghantam sepeda motor Honda Scoopy yang melaju dari arah berlawanan saat kendaraan tersebut diduga gagal melakukan manuver mendahului.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Scoopy, RDAM (18), warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, mengalami luka-luka. Remaja perempuan tersebut kemudian dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk box Hino yang dikemudikan S (55), warga Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, melaju dari arah barat menuju timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk berupaya mendahului kendaraan yang bergerak searah di depannya. Saat mengambil haluan ke kanan, pengemudi diduga kurang memperhitungkan ruang gerak serta jarak aman dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Pada saat bersamaan, Honda Scoopy yang dikendarai RDAM melaju dari arah timur menuju barat. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, benturan tidak dapat dihindarkan.

“Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar dibantu warga sekitar langsung mengevakuasi korban di lokasi kejadian untuk segera mendapatkan pertolongan medis,” AKP Galih Yasir Mubaroq, Kasat Lantas Polres Blitar, Jumat (14/08/2026).

Akibat benturan tersebut, RDAM mengalami luka pada beberapa bagian tubuh. Korban kemudian menjalani perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar.

Sementara itu, kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan dalam kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp500.000.

Berdasarkan kesimpulan awal hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menduga faktor utama kecelakaan berasal dari kelalaian manusia atau human error. Pengemudi truk box diduga tidak cukup berhati-hati ketika melakukan manuver untuk mendahului kendaraan di depannya.

Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terutama saat melakukan manuver menyalip.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memperhitungkan waktu perjalanan dengan baik. Jaga konsentrasi, taati aturan lalu lintas, jaga jarak aman, serta utamakan keselamatan diri dan orang lain,” tegas AKP Galih.

Ia juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum digunakan bepergian.

“Mari bersama-sama kita wujudkan lalu lintas yang aman. Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” pungkasnya. [owi/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.