Wamenkes Puji Penanganan TB di Kota Malang, Penanganan Bagus Punya Fasilitas Lengkap

0

Malang(beritajatim.com) – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes RI), Benjamin Paulus Octavianus memuji penanganan kasus tuberkulosis (TB) di Kota Malang. Benjamin melihat langsung penanganan TB di Puskesmas Cisadea, Kota Malang pada Kamis, (30/7/2026).

Benjamin mengatakan pelayanan di Puskesmas Cisadea Kota Malang tidak bisa diterapkan secara nasional karena fasilitas dan tenaga kesehatannya yang lengkap. Puskesmas Cisadea Kota Malang memiliki standart pelayanan untuk setingkat fasilitas kesehatan kelas 1.

“Sangat bagus. Ini kalau buat cara nasional ya enggak bisa, ini kebagusan. Secara nasional ya enggak bisa. Ini saya kan keliling Indonesia sudah 18 provinsi. Minggu lalu di Sumatra Utara, minggu depan kita di Sulawesi Selatan. Ya, saya lihat NTB bagus, beberapa wilayah di Indonesia bagus, tapi kalau Kota Malang ini ya kebagusan lah,” kata Benjamin.

Benjamin menuturkan, bahwa Kota Malang bisa diadopsi untuk tingkat nasional oleh daerah lain. Dia menyebut Puskesmas Cisadea Kota Malang memiliki fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan lengkap termasuk ditunjang oleh layanan yang terintegrasi.

“Kalau Malang seluruh fasilitasnya lengkap, dokter giginya lengkap, pelayanannya masing-masing sudah terintegrasi dengan sangat baik. Dan di Malang justru saya kaget bahwa di Malang itu sudah terintegrasi. Calon orang yang datang itu untuk kasusnya sudah bisa diketahui wilayah mana, per kecamatan diklik, per alamat rumahnya langsung ketahuan daerah itu daerah penularan tinggi apa tidak,” kata Benjamin.

Benjamin sendiri mengaku diutus Presiden RI Prabowo Subianto untuk datang ke sejumlah daerah salah satunya Malang. Dia diutus untuk menangani kasus TB dimana Indonesia menempati urutan kedua di dunia.

Secara nasional kasus TB di Indonesia mencapai 80 persen yang kini sudah dalam tahap pengobatan. Sedangkan di Kota Malang kini mencapai 68 persen yang sedang dalam pengobatan. Angka ini termasuk tinggi namun menunjukan otoritas terkait serius menangani kasus TB di daerahnya.

“Di Kota Malang sudah cukup bagus. Tapi ada provinsi lain yang orang serumah belum diobatin, enggak dicek kesehatannya. Kalau di Kota Malang tadi kan tinggi, 68 persen. Untuk ukuran nasional sudah sangat tinggi. Jawa Timur, Jawa Barat, sama Banten itu penemuan kasusnya tinggi dan pencegahannya sudah mulai bagus,” ujar Benjamin. (luc/aje)

 

 


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.