PLN Bojonegoro Amankan 240 Titik Jaringan Listrik dari Potensi Gangguan Pohon di Kecamatan Dander

0

Ringkasan Berita:

  • PLN ULP Bojonegoro mengerahkan enam tim beranggotakan 32 personel untuk mengamankan jaringan listrik dari potensi gangguan akibat pepohonan di Kecamatan Dander.
  • Kegiatan PACER+ menyasar 240 titik pekerjaan, meliputi perabasan, pemangkasan, penebangan pohon, serta pemeliharaan konstruksi jaringan listrik.
  • PLN mengimbau masyarakat tidak melakukan pemangkasan pohon secara mandiri di dekat jaringan listrik dan melaporkan potensi gangguan melalui PLN Mobile atau Call Center 123.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik menjadi salah satu faktor yang dapat mengganggu keandalan pasokan listrik. Kondisi tersebut semakin berisiko apabila dahan atau ranting menyentuh jaringan tegangan menengah 20 kilovolt (kV) karena dapat menimbulkan gangguan sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.

Untuk mengantisipasi potensi tersebut, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojonegoro melakukan pengamanan jaringan melalui kegiatan PACER+ (Pengamanan Cepat Eksekusi ROW + Konstruksi) di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (22/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PLN ULP Bojonegoro mengerahkan enam tim dengan total 32 personel untuk menyisir sebanyak 240 titik yang berada di sekitar jaringan listrik. Petugas melakukan sejumlah pekerjaan mulai dari perabasan, pemangkasan, hingga penebangan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di GOR Dabonsia Bojonegoro. Setelah itu, seluruh personel bergerak menuju sejumlah lokasi yang telah menjadi sasaran pekerjaan untuk melakukan pengamanan ruang bebas jaringan atau Right of Way (ROW).

Selain penanganan terhadap pepohonan, petugas PLN juga melakukan pemeliharaan konstruksi jaringan listrik. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengurangi potensi gangguan serta memastikan jaringan tetap aman dan andal dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat.

Manager ULP Bojonegoro Kota, Saiful Amin, menjelaskan bahwa keberadaan pohon yang terlalu dekat dengan jaringan listrik perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, dahan atau ranting yang menyentuh jaringan 20 kV berpotensi menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan.

“Harapan kami masyarakat bisa memberikan izin kepada petugas di lapangan yang melakukan perapian dan perabasan pohon,” kata Saiful.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pemangkasan pohon secara mandiri apabila lokasi pohon berada di sekitar jaringan listrik, terutama jaringan tegangan 20 kV. Penanganan oleh petugas diperlukan untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah risiko yang dapat terjadi.

“Jika ada pohon dekat jaringan atau menyentuh jaringan 20 kV, masyarakat bisa melaporkan kepada PLN melalui kanal resmi PLN, yaitu aplikasi PLN Mobile dan Call Center 123,” jelasnya.

Menurut Saiful, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan jaringan listrik. Selain melaporkan keberadaan pohon yang berpotensi mengganggu, warga juga diharapkan memberikan akses kepada petugas saat proses perabasan maupun perapian dilakukan.

Melalui kegiatan PACER+ dengan melibatkan enam tim dan 32 personel, PLN menargetkan seluruh 240 titik pekerjaan di Kecamatan Dander dapat ditangani secara optimal. “Upaya ini dilakukan untuk mengurangi potensi gangguan akibat pepohonan sekaligus menjaga jaringan listrik tetap aman dan andal bagi masyarakat,” pungkasnya. [fif/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.