POPDA 2026, Kota Mojokerto Bidik 25 Emas dan Tembus 10 Besar Jatim
Mojokerto (beritajatim.com) – Kontingen Kota Mojokerto membidik 25 medali emas dan menembus 10 besar klasemen pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026. Target tersebut dipatok seiring peningkatan prestasi yang diraih atlet pelajar Kota Mojokerto pada penyelenggaraan POPDA sebelumnya.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, pihaknya menargetkan perolehan minimal 75 medali pada POPDA XV Jatim 2026. Jumlah tersebut mencakup 25 medali emas, dengan harapan posisi Kota Mojokerto meningkat di klasemen akhir.
“Target minimal kami adalah meraih 75 medali, dengan 25 di antaranya medali emas, serta bisa masuk 10 besar. Beberapa cabang olahraga yang kita targetkan untuk meraih medali di antaranya cabor angkat besi, akuatik, judo, dan petanque yang diharapkan menjadi andalan dalam meraih medali,” ungkapnya.
Target tersebut didukung tren peningkatan prestasi kontingen Kota Mojokerto dalam dua penyelenggaraan terakhir. Pada POPDA XIV Jawa Timur 2024 di Bangkalan, Kota Mojokerto berhasil meraih 17 medali, terdiri atas enam emas, dua perak, dan sembilan perunggu. Hasil itu menempatkan Kota Mojokerto di peringkat ke-13.
Capaian tersebut lebih baik dibandingkan POPDA XIII tahun 2022 di Sidoarjo. Saat itu, kontingen Kota Mojokerto mengumpulkan 11 medali, dengan rincian tiga emas, satu perak, dan tujuh perunggu, serta berada di peringkat ke-22. Peningkatan jumlah medali dan posisi klasemen tersebut menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat pembinaan atlet pelajar.
Disporapar Kota Mojokerto terus mendorong persiapan yang terarah agar para atlet mampu bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lain di Jawa Timur. Ani menjelaskan, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya melalui Pekan Olahraga Pelajar Kota (POPKOT) Mojokerto.
“Kompetisi ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan atlet sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding sebelum berlaga di tingkat provinsi. Melalui latihan intensif dan kompetisi berjenjang, para atlet diharapkan mampu meningkatkan kualitas teknik, fisik, serta mental bertanding,” katanya.
Cabang olahraga (cabor) angkat besi, akuatik, judo, dan petanque pun diproyeksikan menjadi andalan untuk mendongkrak perolehan medali. Pembinaan olahraga pelajar ini juga menjadi bagian dari implementasi Cita pertama Panca Cita Kota Mojokerto, yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto berharap pengembangan atlet secara berkelanjutan tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing. Dengan target 25 medali emas dan posisi 10 besar, kontingen Kota Mojokerto diharapkan mampu melampaui capaian sebelumnya sekaligus membawa nama daerah ke tingkat prestasi yang lebih tinggi pada POPDA XV Jawa Timur 2026.
Sebanyak 241 atlet pelajar Kota Mojokerto siap berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Provinsi Jawa Timur 2026 dan sebanyak 14 atlet mengikuti Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jatim 2026. Mereka dilepas langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Senin (26/10/2026) kemarin. [tin/ian]
Link informasi : Sumber