Pikap Kabur Usai Tabrak Pengayuh Becak 71 Tahun hingga Tewas di Blitar
Ringkasan Berita:
- Pengayuh becak berinisial P (71), warga Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, tewas setelah ditabrak pikap hitam di Kota Blitar.
- Kecelakaan terjadi di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, tepatnya di depan kawasan Taman Makam Pahlawan.
- Pengemudi pikap diduga melarikan diri setelah menabrak korban.
- Polisi masih memeriksa saksi dan memburu kendaraan yang terlibat dalam kasus tabrak lari tersebut.
Blitar (beritajatim.com) – Seorang pengayuh becak berusia 71 tahun tewas setelah ditabrak mobil pikap hitam dalam kecelakaan tabrak lari di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP).
Korban diketahui berinisial P (71), warga Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Ia mengalami luka parah di bagian kepala, tangan, dan kaki. Korban sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia usai ditabrak oleh mobil pick up tersebut,” ungkap Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Riena Kusmarlandi Putri, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan bermula ketika sebuah mobil pikap hitam dengan nomor polisi yang belum diketahui melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Sudanco Supriadi.
Pada saat bersamaan, korban tengah menyeberang jalan dari arah utara menuju selatan. Jarak kendaraan yang sudah dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan. Benturan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius.
Alih-alih berhenti untuk memberikan pertolongan, pengemudi pikap diduga justru meninggalkan lokasi kejadian. Kendaraan beserta pengemudinya kemudian menjadi sasaran pencarian polisi dalam penanganan kasus tabrak lari tersebut.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Blitar Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi terkait kecelakaan. Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden tersebut diduga berkaitan dengan kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak diutamakannya keselamatan pejalan kaki yang sedang menyeberang.
“Diduga kendaraan R4 pikap warna hitam tidak dikenal tersebut kurang konsentrasi ketika mengemudi serta tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki yang sedang menyeberang, sehingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas fatal ini,” bebernya.
Saat ini, polisi masih menggali keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian dan memburu mobil pikap hitam yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Satlantas Polres Blitar Kota terus melakukan penanganan untuk mengungkap identitas pengemudi dan menindaklanjuti kasus tabrak lari yang menewaskan pengayuh becak tersebut. [owi/beq]
Link informasi : Sumber