Nasari Bikin Koperasi Desa Serasa Startup Lewat Aplikasi Baru
Surabaya (beritajatim.com) – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari resmi meluncurkan aplikasi digital khusus untuk memperkuat ekonomi desa. Inovasi ini diperkenalkan langsung dalam rapat tahunan mereka di Surabaya.
Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menyebut langkah ini sebagai upaya digitalisasi. Pihaknya berkolaborasi dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui sistem aplikasi label putih.
“Dua peluncuran hari ini adalah aplikasi ponsel hasil kolaborasi dengan KDKMP. Nantinya, setiap koperasi di kelurahan bisa memakai nama mereka sendiri pada aplikasi digital tersebut,” ujar Frans, Rabu (13/5/2026).
Aplikasi tersebut membawa fitur lengkap layaknya platform niaga elektronik populer. Mulai dari sistem pembayaran, tabungan, sampai pasar digital tersedia untuk memudahkan anggota di tingkat akar rumput.
“Kami menyediakan fitur pasar desa yang fungsinya mirip lokapasar besar. Anggota juga bisa mengakses pendidikan perkoperasian hingga melakukan rapat tahunan secara daring lewat ponsel,” tambahnya.
Nasari kini menjangkau 28 provinsi dengan total 65 ribu anggota. Pemilihan Surabaya sebagai lokasi acara karena Jawa Timur menyumbang 10 persen dari total basis anggota nasional.
Pada kesempatan sama, Pendiri KSP Nasari, Sahala Panggabean, mengenang awal berdirinya lembaga ini saat krisis moneter 1998. Ia kini menyerahkan tongkat estafet kepada generasi muda yang lebih melek teknologi.
“Zaman saya sudah lewat, sekarang saatnya anak muda memimpin dengan teknologi. Perjuangan memajukan koperasi harus terus berjalan demi ekonomi rakyat,” tegas Sahala.
Baginya, kekuatan koperasi terletak pada jumlah anggota yang besar, bukan tumpukan modal. Ia bermimpi koperasi bisa menjadi kekuatan ekonomi yang mampu menandingi para pemodal besar di tanah air.
“Koperasi adalah konglomerat sejati milik rakyat. Kalau jumlah anggota kita tembus ratusan juta orang, kita bisa mengimbangi dominasi kekuatan ekonomi mana pun,” pungkasnya.
Sekadar informasi, KSP Nasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 di Surabaya sebagai upaya mendekatkan diri kepada anggota sekaligus memperkuat transformasi digital koperasi di Indonesia.
Saat ini, Nasari memiliki tujuh kantor cabang di Jawa Timur, yakni di Surabaya, Jember, Kediri, Malang, Madiun, Bojonegoro, dan Pamekasan. Jumlah anggota di Jawa Timur mencapai hampir 6.000 orang dari total sekitar 65 ribu anggota secara nasional. [ipl/kun]
Link informasi : Sumber