Sambut Usia 65 Kampus, Alumni UK Petra Siapkan Tiga Agenda Besar
Surabaya (beritajatim.com) – Komunitas Alumni Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya bersiap menggelar tiga rangkaian kegiatan besar bertajuk ‘Onward to 65 UK Petra’ untuk menyambut hari jadi kampus ke-65 tahun.
Ketua Onward to 65 UK Petra, Teddy Salim menjelaskan rangkaian acara ini menjadi wadah bagi para alumni untuk membagikan pengalaman, inspirasi, dan karya sukses mereka kepada masyarakat.
“UK Petra merupakan rumah bagi mahasiswa aktif dan para alumni,” kata Teddy dalam konferensi pers, Jumat (29/5/2026).
Ia menambahkan bahwa ikatan emosional antara alumni dan almamater harus tetap terjaga demi memberikan dampak positif yang lebih luas di berbagai sektor industri.
“Nilai-nilai UK Petra harus terus hidup dalam perjalanan karir para alumninya,” lanjut Teddy.
Agenda pertama berupa pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui permainan 81 holes golf dalam satu hari pada 28 Juli 2026 mendatang.
Aksi bertema Breaking Limits Making History ini digelar serentak di Ciputra Golf, Golf Graha Famili, Pakuwon Golf, dan Bukit Darmo Golf Surabaya.
Selanjutnya, Petra Golf Tournament akan digelar pada 15 Agustus 2026 di Taman Dayu Golf and Resort untuk memperebutkan piala bergilir sebagai warisan semangat olahraga.
Komunitas alumni UK Petra juga menginisiasi pameran bisnis dan edukasi bertajuk Petranesian Business and Education Fair (PBEF) 2026 di Galaxy Mall Surabaya pada 17 hingga 20 September.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, hingga Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Rektor UK Petra, Rolly Intan mengapresiasi penuh inisiatif para alumni yang dinilai mampu memperkuat jejaring sosial serta mendorong kolaborasi lintas industri.
“Lebih dari 55.000 alumni kini tersebar di berbagai negara. Ini bukti nyata UK Petra melahirkan generasi tangguh yang mampu bersaing di panggung dunia,” ujar Rolly.
Pihaknya memandang gerakan nyata ini sebagai momentum penting untuk membuktikan kontribusi nyata lulusan bagi pembangunan masyarakat luas dan kemajuan bangsa.
“Kegiatan ini dapat menjadi pintu masuk bagi alumni untuk terhubung, saling mendukung, dan memberdayakan, sehingga memberi dampak yang lebih luas,” tambahnya. [ipl/suf]
Link informasi : Sumber