Menhaj Gus Irfan Instruksikan Petugas Sisir Jemaah yang Belum Tawaf Ifadah

0

RINGKASAN BERITA:

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menginstruksikan petugas untuk memastikan seluruh jemaah menyelesaikan Tawaf Ifadah.

Pihak PPIH Arab Saudi akan memberikan pengawalan and pendampingan intensif bagi jemaah lansia serta penyandang disabilitas.

Operasional maktab perkemahan di Mina dinyatakan berakhir total setelah seluruh jemaah Nafar Tsani dievakuasi pukul 15.00 WAS.

Manajemen Kemenhaj RI secara resmi mengunci kalender operasional pemulangan jemaah gelombang pertama mulai Senin, 1 Juni 2026.

Makkah (beritajatim.com) – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menginstruksikan jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk melakukan penyisiran total terhadap dokumen manifes ibadah jemaah. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh jemaah haji Indonesia tanpa terkecuali telah menunaikan rukun Tawaf Ifadah di Masjidilharam sebelum bertolak kembali ke tanah air.

Instruksi pengosongan daftar utang rukun tersebut diterbitkan secara resmi setelah seluruh kloter jemaah Indonesia dinyatakan tuntas melakoni fase melelahkan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Selesainya fase mabit menuntut negara hadir memberikan jaminan proteksi spiritual agar status hukum haji jemaah reguler sah secara paripurna.

“Kami telah memerintahkan seluruh petugas untuk memastikan bahwa setiap jemaah yang belum melaksanakan thawaf ifadhah dapat menyelesaikannya sebelum kembali ke Tanah Air,” ujar Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Syisyah, Sabtu (30/5/2026) malam.

Wartawan beritajatim.com, Muhammad Isnan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Kemenhaj RI melaporkan dari Arab Saudi, Minggu (31/5/2026), tim pembimbing ibadah sektor malam ini mulai bergerak mendata jemaah di tiap kamar pemondokan.

Pola pendampingan and pemantauan taktis akan dikonsentrasikan penuh bagi jemaah kategori lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta jemaah risiko tinggi yang membutuhkan fasilitas kursi roda atau skuter matik di Masjidilharam.

Penutupan Resmi Operasional Mina dan Sterilisasi Maktab

Gus Irfan memaparkan bahwa Sabtu kemarin, yang bertepatan dengan 13 Zulhijah 1447 Hijriah, menjadi penanda akhir dari seluruh rangkaian perjuangan fisik jemaah Indonesia di Mina. Gelombang terakhir dari kelompok jemaah pengambil pilihan Nafar Tsani dilaporkan telah dievakuasi masuk ke bus tanpa ada yang tercecer.

Menurutnya, jemaah Nafar Awal telah lebih dahulu merapat ke hotel Makkah pada 12 Zulhijah untuk memulihkan stamina. Sementara sisa jemaah Nafar Tsani digeser secara masif pada sore harinya di bawah kawalan ketat petugas linmas.

“Alhamdulillah, hari ini kami memastikan bahwa pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia yang berada di Mina telah diberangkatkan kembali menuju hotel masing-masing di Makkah,” kata cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menegaskan.

Dengan bersihnya area tenda maktab dari eksistensi jemaah Indonesia, Kemenhaj secara resmi menutup posko kesehatan and logistik di Mina. Kuota masif sebanyak 221.000 jemaah haji Indonesia tahun ini diklaim berhasil melewati ujian kritis Armuzna dengan indikator keselamatan and kepuasan yang sangat terjaga.

Linimasa Resmi Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Kemenhaj RI saat ini mengalihkan konsentrasi penuh pada skenario hilir, yakni pemulangan jemaah secara bertahap. Berdasarkan cetak biru data yang dirilis Hubungan Masyarakat Kemenhaj, berikut adalah jadwal operasional pemulangan lintas gelombang haji 2026:

1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah Gelombang I dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah sekaligus awal kedatangan di tanah air.

7 Juni 2026: Awal pergerakan jemaah Gelombang II dari hotel Makkah bergeser menuju Kota Madinah untuk ziarah Arbain.

15 Juni 2026: Batas akhir penutupan pemulangan jemaah haji Gelombang I via Jeddah.

16 Juni 2026: Bertepatan dengan Tahun Baru 1 Muharam 1448 H, menjadi awal pemulangan Gelombang II via Bandara Madinah.

30 Juni 2026: Batas akhir operasional pemulangan jemaah haji Gelombang II menuju Indonesia.

1 Juli 2026: Akhir kedatangan seluruh kloter jemaah haji Indonesia secara total di tanah air. (ian/MCH)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.