Alumninya Bangun Klinik di Ende, Umsura Siapkan Beasiswa 3T

0

Surabaya (beritajatim.com) – Kiprah dr. Muhamad Ibrahim Sengaji mendirikan klinik di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), memantik respons Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Kampus ini menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ibrahim adalah alumnus Program Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Umsura. Ia baru menamatkan pendidikannya usai diwisuda pada Senin (1/6/2026). Selama bertugas di Pulau Flores, ia menyadari minimnya fasilitas medis bagi warga setempat.

“Banyak masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas. Pengalaman itu semakin menguatkan tekad saya untuk berkontribusi di daerah sendiri,” ujar Ibrahim.

Gagasan itu berawal saat ia menempuh pendidikan profesi di Lamongan. Ia melihat sebuah klinik kecil bisa berkembang menjadi rumah sakit. Hal ini memotivasi dirinya membesarkan Klinik Muhammadiyah Ende.

“Keberhasilan bukan hanya tentang meraih kesuksesan pribadi, tetapi bagaimana kita bisa kembali dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah sendiri,” ungkap Ibrahim.

Kepedulian Ibrahim ini direspons langsung oleh Rektor Umsura, Prof. Dr. Mundakir. Ia menjadikan inisiatif sang alumnus sebagai pijakan pembukaan beasiswa bagi mahasiswa asal timur Indonesia.

“Alumni kita merintis pendirian klinik dan animonya luar biasa. Ini sebagai bukti komitmen dan dukungan kita, maka kita buka beasiswa tersebut bagi teman-teman di daerah 3T,” kata Mundakir.

Pada tahap awal, program pendidikan ini menyasar bidang keilmuan kesehatan. Umsura juga menerjunkan tim pendampingan manajemen keuangan dan sumber daya manusia untuk fasilitas medis bentukan Ibrahim tersebut.

“Ini bagian dari kontribusi Umsura kepada pemerintah agar pendidikan merata dan bisa diakses semua lapisan. Kita beri fasilitas dan kemudahan untuk bisa kuliah di sini,” jelas Mundakir.

Kampus merencanakan ekspansi jangka panjang untuk layanan di kawasan itu. Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, layanan kesehatan di Ende ini ditargetkan naik kelas menjadi rumah sakit utuh.

“Kita lakukan pendampingan. Nanti kita proyeksikan dalam waktu dua sampai tiga tahun ke depan bukan hanya klinik yang berdiri di sana, tetapi rumah sakit,” tegas Mundakir.

Umsura turut membuka ruang pengiriman mahasiswa untuk praktik lapangan. Mahasiswa kedokteran dan tenaga perawat akan diterjunkan menjalani program magang demi memperluas jangkauan layanan medis di wilayah NTT. [ipl/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.