Viral Pocong Bawa Celurit, Pembuat Konten Ternyata Warga Bangkalan dan Sudah Minta Maaf

0

Bangkalan (beritajatim.com) – Video sosok pocong membawa celurit yang sempat viral dan menghebohkan warga Bangkalan dipastikan merupakan konten rekayasa atau hoaks.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan video yang beredar luas di media sosial tersebut dibuat oleh sekelompok pemuda di Dusun Rampak, Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, sebagai konten hiburan.

“Video pocong tersebut merupakan konten dan isu tentang adanya pocong itu adalah hoaks,” kata Agung, Senin (01/06/2026).

Menurutnya, ide pembuatan video muncul saat sejumlah pemuda berkumpul dan bermain gaplek pada Sabtu (30/5/2026) malam. Mereka kemudian sepakat membuat rekaman seolah-olah ada penampakan pocong yang terekam kamera CCTV.

Dalam pelaksanaannya, salah seorang pemuda berperan sebagai pocong dengan menggunakan mukena putih bekas. Mereka juga menggunakan clurit sebagai properti untuk menambah kesan menyeramkan dalam video tersebut.

Rekaman kemudian diambil melalui kamera CCTV rumah warga dan hasilnya dibagikan ke grup WhatsApp kampung sebelum akhirnya menyebar ke berbagai platform media sosial hingga menjadi viral.

Agung menegaskan, tidak ada kejadian penampakan pocong seperti yang digambarkan dalam video tersebut. Karena itu, masyarakat diminta tidak terpancing oleh isu yang beredar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak resah dengan isu tersebut karena video itu hanya konten yang dibuat untuk hiburan,” ujarnya.

Setelah dilakukan klarifikasi, para pembuat video juga telah dimediasi dengan tokoh masyarakat setempat. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan.

“Pembuat konten sudah kami mediasi dengan tokoh masyarakat dan mereka telah meminta maaf,” pungkas Agung. [sar/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.