Isu Dugaan Skandal yang Seret Tokoh Ormas Probolinggo, Pemilik Akun “Sabun Batang” Menangis

0

Probolonggo (beritajatim.com) – Setelah berhari-hari menjadi sorotan publik dan memicu polemik di media sosial, pemilik akun TikTok @_Sabun.batang akhirnya muncul memberikan klarifikasi.

Perempuan yang dikenal dengan nama Chika itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video yang diunggah di akun pribadinya.

Kemunculan video tersebut menjadi perhatian luas karena terjadi setelah sejumlah unggahan dan siaran langsung yang dikaitkan dengan isu dugaan hubungan pribadi yang menyeret nama Ketua PCNU Kraksaan, KH Hafidzul Hakim Noer atau Gus Hafidz.

Dalam video yang beredar, Chika tampak beberapa kali menangis saat menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa terdampak akibat kegaduhan yang terjadi.

“Saya minta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan. Sudah cukup saya dibalas sama Allah, saya sudah merasakan karma,” ucapnya dengan suara bergetar.

Pernyataan tersebut langsung memicu beragam respons dari warganet. Sebagian menilai klarifikasi itu sebagai bentuk penyesalan atas polemik yang berkembang, sementara sebagian lainnya masih mempertanyakan berbagai narasi yang sebelumnya beredar luas di media sosial.

Tak hanya menjadi konsumsi publik, Chika mengaku persoalan tersebut kini telah diketahui oleh lingkungan pesantren tempat dirinya menimba ilmu.

Menurutnya, para guru telah mengetahui kegaduhan yang terjadi dan berkeinginan bertemu secara langsung dengannya.

“Guru-guru saya juga sudah mengetahui dan menyampaikan keinginan untuk bertemu dengan saya,” katanya.

Ia mengaku berinisiatif mendatangi para gurunya untuk meminta nasihat sekaligus menyampaikan penjelasan secara langsung terkait persoalan yang kini menjadi perhatian masyarakat.

“Saya berinisiatif menemui guru-guru saya setelah saya suci dari haid,” ujarnya.

Video klarifikasi tersebut muncul setelah sebelumnya media sosial di Probolinggo diramaikan oleh isu dugaan skandal yang menyeret nama Gus Hafidz. Isu itu bermula dari sejumlah siaran langsung dan unggahan akun media sosial yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi publik.

Dalam berbagai unggahan yang viral, muncul klaim mengenai hubungan pribadi antara seorang perempuan dengan sosok yang disebut sebagai pengurus organisasi keagamaan di Kabupaten Probolinggo. Narasi tersebut kemudian berkembang luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform digital.

Namun demikian, hingga saat ini berbagai tuduhan yang beredar di media sosial tersebut belum pernah dibuktikan melalui proses hukum maupun verifikasi independen.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi terkait isu yang berkembang, Gus Hafidz telah memberikan bantahan tegas. Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qadim itu menyatakan tidak ada persoalan sebagaimana yang ramai diperbincangkan publik.

“Iya, tidak ada apa-apa,” ujar Gus Hafidz saat ditemui usai menghadiri kegiatan sholawatan di Kota Probolinggo.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan klarifikasi resmi dari PCNU Kraksaan, Gus Hafidz kembali menegaskan bahwa isu tersebut tidak perlu ditanggapi secara khusus.

“Klarifikasi apa? Wong tidak ada apa-apa. Tidak ada apa-apa,” katanya.

Hingga Jumat (5/6/2026), video klarifikasi akun @_Sabun.batang ini terus beredar luas dan telah ditonton ribuan pengguna media sosial. Kolom komentar dipenuhi berbagai tanggapan, mulai dari ungkapan simpati, kritik, hingga permintaan agar polemik yang terlanjur berkembang dapat diselesaikan secara baik dan tidak lagi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa informasi yang beredar di media sosial dapat dengan cepat membentuk opini publik, bahkan sebelum kebenarannya dapat dipastikan secara menyeluruh.

Di sisi lain, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pihak yang mengunggah informasi, tetapi juga oleh individu maupun lembaga yang namanya ikut terseret dalam perbincangan publik. (rap/ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.