Perbasi Surabaya Matangkan Tim Porprov 2027, Target Sapu Bersih Medali Emas di Kandang Sendiri
Surabaya (beritajatim.com) – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Surabaya mulai mematangkan strategi dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar tahun depan. Meski masih menyisakan waktu sekitar satu tahun, proses pembentukan tim sudah berjalan melalui seleksi pelatih dan pemain.
Persiapan tersebut dilakukan lebih awal agar tim basket Surabaya memiliki waktu yang cukup untuk membangun kekompakan, meningkatkan kualitas permainan, sekaligus mempertahankan dominasinya pada ajang olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut.
Ketua Perbasi Kota Surabaya, Sri Bramantyo Sudono, mengatakan proses persiapan berjalan beriringan dengan program pembinaan yang dicanangkan KONI dan Pemerintah Kota Surabaya. Selain untuk Porprov, seleksi tersebut juga dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan berlangsung pada November tahun ini.
“Kami sekarang sudah menyeleksi dan menentukan pelatih. Untuk pemain, proses seleksi juga terus berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa komposisi tim akan segera dipersempit dalam beberapa bulan ke depan. “Dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan, kami akan segera mengerucutkan komposisi tim karena saat ini skuadnya masih cukup besar,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari proses pembentukan tim, Perbasi Surabaya berencana menurunkan hasil seleksi tersebut ke sejumlah kompetisi lokal, termasuk Kejuaraan Kota (Kejurkot) kelompok umur ganjil yang diselenggarakan Perbasi Surabaya.
Langkah tersebut diharapkan mampu menguji mental bertanding sekaligus mengukur kemampuan para atlet melalui pertandingan yang kompetitif sebelum tampil di ajang resmi.
Di sisi lain, banyaknya kompetisi bola basket yang digelar di Surabaya dinilai menjadi keuntungan sekaligus tantangan bagi pembinaan atlet usia muda. Menurut Sri Bramantyo, melimpahnya turnamen harus disikapi secara bijak oleh klub maupun orang tua agar tidak berdampak pada kondisi fisik pemain.
“Surabaya ini enak karena banyak pertandingan, sampai-sampai daerah lain di Jawa Timur melihatnya iri. Namun, klub dan orang tua harus pintar memilih kompetisi. Jangan sampai anak-anak dipaksa main terus tanpa ada waktu istirahat,” tegasnya.
Ia juga mendorong setiap klub untuk menerapkan sistem rotasi pemain dengan memanfaatkan tim pelapis agar kesempatan bertanding lebih merata dan beban pemain utama tidak berlebihan.
“Anak-anak ini butuh sekolah, butuh bermain, dan berlatih. Satu hal yang jangan dilupakan, mereka juga sangat butuh istirahat. Kasihan kalau hanya diminta main terus-menerus,” tambahnya.
Menghadapi Porprov mendatang, Perbasi Surabaya memasang target tinggi. Setelah sukses menjadi juara umum cabang olahraga basket dalam dua edisi Porprov sebelumnya, Surabaya kembali membidik hasil maksimal, terlebih akan berstatus sebagai tuan rumah.
Target yang dipasang pun tidak tanggung-tanggung, yakni memborong seluruh medali emas yang diperebutkan pada cabang olahraga basket.
“Targetnya sapu bersih, empat emas! Bahkan kalau ada delapan emas yang diperebutkan, kita akan sapu bersih semuanya. Kita harus yakin dengan persiapan yang sudah dimulai sejak Juli ini. Punya waktu efektif satu tahun dan bermain di rumah sendiri, kita harus ambil semua (medali),” tutupnya. (way/kun)
Link informasi : Sumber