Prodata Goes to School Dorong Siswa SMAN 4 Surabaya Melek Data dan Berpikir Kritis
Surabaya (beritajatim.com) – Prodata mendorong pelajar memahami pentingnya literasi data sejak bangku sekolah melalui program Prodata Goes to School. Program tersebut digelar di SMA Negeri 4 Surabaya dan diikuti puluhan siswa Astrotra, ekstrakurikuler astronomi sekolah.
Program ini dirancang untuk memperkenalkan data sebagai dasar dalam mencari pengetahuan, menguji informasi, menarik kesimpulan, hingga menentukan tindakan secara bertanggung jawab. Prodata juga mengajak siswa membangun kebiasaan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
Media Specialist Prodata, Yosias Pandy, mengatakan kemampuan membaca dan memahami data semakin penting bagi generasi muda. Menurutnya, pelajar perlu memiliki kemampuan untuk memeriksa informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
“Di tengah arus informasi yang begitu cepat, siswa tidak cukup hanya mampu mengakses informasi. Mereka juga perlu memahami bagaimana data dibaca, diverifikasi, dimaknai, dan diolah menjadi pengetahuan hingga manfaat praktis dari pengelolaan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Yosias, Jumat (15/8/2026).
Menurut Prodata, literasi data tidak hanya dibutuhkan peneliti maupun kalangan profesional. Kemampuan tersebut juga diperlukan pelajar untuk menyusun argumentasi, menyelesaikan persoalan, membuat karya, serta menentukan sikap terhadap informasi yang beredar.
Kolaborasi dengan Astrotra dipilih karena astronomi memiliki keterkaitan kuat dengan proses pengamatan, bukti, dan pengambilan kesimpulan secara sistematis. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan upaya membangun budaya komunikasi berbasis data.
Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif bersama siswa. Prodata menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membentuk “generasi penjaga pengetahuan” yang mampu berpikir dengan data dan bertindak secara bertanggung jawab.
Program ini juga diarahkan untuk berjalan berkelanjutan dengan materi yang menyesuaikan kebutuhan setiap sekolah. Prodata ingin memperluas ruang belajar terkait literasi data, komunikasi, berpikir kritis, dan produksi media kreatif.
“Prodata Goes to School tidak kami rancang sebagai kegiatan sekali datang lalu selesai. Kami ingin membuka ruang belajar yang berkelanjutan, dengan tema berbeda sesuai kebutuhan siswa, mulai dari komunikasi, literasi data, kemampuan berpikir kritis, hingga produksi media kreatif,” kata Yosias.
Kunjungan ke SMAN 4 Surabaya menjadi bagian awal dari rangkaian Prodata Goes to School ke sekolah lainnya. Melalui program tersebut, Prodata berharap kebiasaan melakukan verifikasi fakta, memahami konteks, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab dapat tumbuh sejak bangku sekolah. [asg/suf]
Link informasi : Sumber